Target Lelang Jembatan Guntung Bontang Bulan Ini, Warga Masih Andalkan Bailey

17 hours ago 7

BONTANGPOST.ID, Bontang – Proses lelang pembangunan Jembatan Guntung ditarget mulai berjalan pada Februari 2026. Selama pembangunan berlangsung, akses mobilitas warga dipastikan tetap aman dengan memanfaatkan jembatan Bailey yang sudah ada.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Anwar Nurdin, mengatakan saat ini pengadaan proyek masih berada pada tahap persiapan administrasi.

“Untuk Jembatan Guntung memang belum lelang, tapi kita upayakan bulan ini sudah berjalan. Prosesnya harus sesuai mekanisme pengadaan, apakah melalui katalog elektronik atau lelang terbuka,” ujar Anwar.

Ia menjelaskan, apabila penyedia tersedia dalam katalog elektronik, maka pengadaan dapat dilakukan melalui mini kompetisi dengan waktu proses sekitar lima hari. Namun jika tidak tersedia, maka akan dilakukan lelang terbuka yang memerlukan waktu hingga 28 hari.

“Kalau mini kompetisi prosesnya jauh lebih singkat, tapi kalau lelang memang butuh waktu lebih lama,” jelasnya.

Anwar menegaskan selama pembangunan jembatan permanen berlangsung, jembatan Bailey tetap difungsikan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu. Jembatan baru akan dibangun di sisi samping jembatan Bailey dengan jalur akses yang sudah disiapkan.

“Jembatan Bailey tetap di posisi semula. Jembatan baru dibangun di jalur lurus dengan akses jalan baru, supaya warga tetap bisa melintas selama pengerjaan,” katanya.

Secara teknis, jembatan yang akan dibangun memiliki lebar sekitar enam meter dan panjang kurang lebih 20 meter. Struktur bawah menggunakan sistem pancang, sedangkan struktur atas memakai gelagar baja.

Desain jembatan mengacu pada standar Bina Marga, seperti jembatan yang telah dibangun di kawasan SMP 7 Bontang. Pemkot memilih desain standar demi menjaga faktor keamanan dan efisiensi anggaran.

“Kapasitas jembatan dirancang mampu menahan beban hingga 30 ton. Kita tidak ingin membatasi hanya lima ton karena aktivitas kendaraan di kawasan tersebut cukup tinggi,” terangnya.

Pembangunan jembatan ini akan berada di jalur baru di samping Hotel Equator, menghubungkan Jalan Pupuk Raya dengan RT 14 Kelurahan Guntung. Proyek ini menjadi kewenangan Pemkot Bontang setelah pembangunan jalan sebelumnya diselesaikan oleh PT Pupuk Kaltim melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Jalannya dibangun lewat TJSL perusahaan, sekarang jembatannya kita lanjutkan oleh pemerintah,” ucap Anwar.

Ia menambahkan, rencana pembangunan Jembatan Guntung sebenarnya telah digagas sejak 2021, namun pelaksanaannya dilakukan bertahap sambil menunggu penyelesaian infrastruktur pendukung.

Jika proses lelang berjalan sesuai rencana dan kontrak dilakukan pada Februari, Pemkot Bontang menargetkan pembangunan jembatan rampung pada Oktober atau November 2026.

“Kami berharap tidak sampai Desember. Kalau bisa lebih cepat, tentu lebih baik,” pungkasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |