Pemkot Siapkan Rp17 Miliar, Lelang Fasilitas Baru Lapangan HOP 1 Bontang Segera Rampung

22 hours ago 7

BONTANGPOST.ID, Bontang – Proses lelang penambahan fasilitas di Lapangan HOP 1 ditargetkan rampung pada bulan depan. Penambahan sarana ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam meningkatkan kualitas fasilitas olahraga dan ruang terbuka publik bagi masyarakat.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Tata Kota Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Robysai Manassa Mallisa, mengatakan seluruh dokumen perencanaan kini telah memasuki tahap akhir. Saat ini pihaknya fokus menyempurnakan administrasi sebelum lelang resmi diumumkan.

“Untuk penambahan fasilitas di Lapangan HOP 1, saat ini kami sudah berada di tahapan persiapan lelang. Target kami, proses lelang bisa selesai bulan depan,” ujar Robysai.

Ia menjelaskan, pembangunan lanjutan ini tetap berada di bawah kewenangan Dinas PUPRK Bontang dengan dukungan anggaran yang cukup besar. Pemkot Bontang telah mengalokasikan dana sekitar Rp17 miliar untuk merealisasikan proyek tersebut.

“Target kami, akhir tahun penambahan fasilitas ini sudah bisa rampung,” ucapnya.

Adapun fasilitas yang akan dibangun meliputi lapangan voli, playground atau area bermain anak, area parkir, serta toilet umum. Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk melengkapi keberadaan lapangan minisoccer yang telah lebih dulu dibangun di kawasan Lapangan HOP 1.

Berdasarkan perencanaan, lapangan voli dan playground akan dibangun di lahan kosong yang berada di antara lapangan minisoccer dan jalan utama di depan tiga gedung kawasan tersebut. Lokasi ini dinilai strategis dan mudah diakses masyarakat.

Robysai juga mengungkapkan adanya penyesuaian rencana pembangunan dibandingkan desain awal. Lapangan basket yang semula direncanakan akhirnya dibatalkan dan digantikan dengan playground.

“Lapangan basket kami ganti menjadi playground. Penyesuaian ini dilakukan setelah evaluasi kebutuhan di lapangan, karena ruang bermain anak masih sangat dibutuhkan,” tuturnya.

Perubahan tersebut berdampak pada dilakukannya review Detail Engineering Design (DED). Meski demikian, Robysai memastikan revisi tersebut tidak menghambat target pelaksanaan lelang.

“Review DED sudah dilakukan dan tidak ada kendala berarti. Lelang tetap berjalan sesuai target,” terangnya.

Sementara itu, untuk lapangan minisoccer, fasilitas tersebut akan memasuki masa pemeliharaan selama satu tahun. Diketahui, pembangunan lapangan minisoccer sebelumnya menelan anggaran Rp10,9 miliar dan dikerjakan oleh PT Samudra Prima Mandiri pada tahun lalu. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |