BONTANGPOST.ID, Bontang – PT Pamapersada Nusantara Distrik INDO (PAMA INDO) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menjadi assessor pada Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) di SMKN 3 Bontang.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (13/4/2026) hingga Rabu (15/4/2026), dan diikuti 66 siswa. Rinciannya, 35 siswa dari Jurusan Teknik Alat Berat dan 31 siswa dari Jurusan Geologi Pertambangan.
Pelaksanaan ujian dilakukan secara bergantian sejak pukul 07.30 hingga 16.00, dengan melibatkan empat assessor dari PAMA INDO.
Dua assessor dari Department Plant 3, yakni Maintenance Instructor Expert Baharuddin dan Febriyozi Putra, bertugas menguji siswa jurusan Teknik Alat Berat. Sementara itu, dua assessor lainnya dari Department Engineering, Dedy Akbar Mahading (Chief Surveyor) dan Zulkarnain (Surveyor), menguji siswa jurusan Geologi Pertambangan.
Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini menjadi bagian dari komitmen PAMA INDO dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi, khususnya di SMKN 3 Bontang yang merupakan bagian dari program Safe School PAMA INDO.
Siswa SMKN 3 Bontang mengikuti Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) dengan pengujian langsung oleh assessor dari PAMA INDO.CSR Department Head PAMA INDO Yasser Pramana, menyampaikan bahwa keterlibatan dunia industri dalam UKK diharapkan mampu memperkuat keterkaitan antara pendidikan dan kebutuhan industri.
“Kami berharap kehadiran dunia industri sebagai assessor UKK menjadi momen link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri. Sehingga siswa lebih siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Plt Kepala SMKN 3 Bontang, Arid Munawar, turut mengapresiasi dukungan yang diberikan PAMA INDO dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran PAMA INDO sebagai assessor UKK tahun ini. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi siswa,” katanya. (*)


















































