Warga Terdampak Longsor Kanaan Bontang Tolak Pindah ke Rusunawa, Pilih Bertahan di Rumah

5 hours ago 7

BONTANGPOST.ID, Bontang – Sejumlah warga terdampak longsor di Kampung Timur RT 01 Kelurahan Kanaan memilih tetap bertahan di rumah mereka meski telah ditawari relokasi sementara oleh Pemkot Bontang.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan pemerintah sebenarnya telah beberapa kali mengimbau warga untuk sementara meninggalkan kawasan tersebut guna menghindari risiko longsor susulan.

Sebagai alternatif, Pemkot menyiapkan sejumlah lokasi relokasi sementara seperti Rusunawa Guntung, Rusunawa Api-Api, Rusunawa Loktuan hingga rumah singgah di Jalan Parikesit, Kelurahan Bontang Baru.

“Sudah berkali-kali warga saya imbau. Khawatirnya ada longsor susulan,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat (29/5/2026).

Namun, sebagian warga memilih tetap bertahan karena relokasi dinilai akan memengaruhi penghasilan sehari-hari mereka.

Salah satunya Yati (62). Warga terdampak longsor itu mengaku masih mengandalkan peternakan ayam serta tanaman singkong dan pisang di belakang rumah sebagai sumber penghasilan keluarga.

Selain itu, ia juga harus merawat suaminya yang berusia 67 tahun dan tengah mengalami stroke.

“Kalau di sini bisa ternak ayam dan tanam-tanam singkong sama pisang. Kalau di sana kita tidak ada pemasukan, apalagi kita sudah tua,” ungkapnya.

Menurut Yati, apabila tinggal di rusunawa dirinya khawatir tidak bisa maksimal merawat suaminya sambil mengurus ternak dan kebun yang menjadi penopang ekonomi keluarga.

Hal serupa disampaikan Katinem. Ia mengaku relokasi ke rusunawa justru akan menyulitkan aktivitas sehari-hari keluarganya.

Selain jarak yang lebih jauh dari lokasi pekerjaan, kondisi bangunan bertingkat juga menjadi pertimbangan karena suaminya sudah lanjut usia.

“Apalagi suami juga sudah tua. Naik turun tangga tiap hari juga lumayan,” katanya.

Meski memahami kekhawatiran pemerintah terkait potensi longsor susulan, warga mengaku kondisi ekonomi membuat mereka sulit meninggalkan rumah.

“Suami saya kerjanya menjual hasil kebun di sekitar sini, jadi sulit juga kalau harus bolak-balik karena jauh,” pungkasnya. (*)

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |