Kursi Pimpinan DPRD Bontang Lowong, PDIP Tunggu Penunjukan dari Pusat

1 hour ago 3

BONTANGPOST.ID, Bontang – Selain satu kursi anggota DPRD yang akan melalui mekanisme PAW, PDI Perjuangan juga menghadapi kekosongan pada unsur pimpinan DPRD. Setelah salah satu kader PDI Perjuangan Maming meninggal dunia pada 4 April lalu. Namun, proses pengisiannya dipastikan berbeda dan sepenuhnya menjadi kewenangan DPP.

Ketua DPC PDI Perjuangan, Joni Alla’ Padang, mengatakan penunjukan unsur pimpinan tidak melalui mekanisme pleno di tingkat DPC. “Kalau (unsur) pimpinan, itu kewenangan pusat. Karena sebelumnya juga ditetapkan melalui SK DPP,” kata Joni.

Menurutnya, berbeda dengan PAW yang melibatkan KPU, pengisian kursi pimpinan DPRD merupakan mekanisme internal partai. Setelah nama ditetapkan oleh DPP, prosesnya dilanjutkan melalui jalur administratif pemerintahan.

Nama yang ditunjuk nantinya akan disampaikan ke pemerintah daerah, baik melalui Sekretariat Dewan maupun Sekretaris Daerah, untuk kemudian diteruskan kepada gubernur.

“Penetapannya nanti melalui SK gubernur. Jadi tidak lewat KPU,” ucapnya.

Joni mengungkapkan, hingga saat ini pihak DPC belum melakukan komunikasi intensif dengan DPD maupun DPP terkait pengisian kursi pimpinan tersebut. Hal ini karena pihaknya sebelumnya masih menghormati masa duka.

“Setelah ini baru kami mulai komunikasi ke DPD, nanti DPD yang lanjut ke pusat,” tutur dia.

Ia juga menyebut proses penunjukan pimpinan bisa berlangsung lebih cepat dibandingkan PAW, tergantung pada keputusan DPP dan kelengkapan administrasi. “Kalau surat dari pusat sudah keluar, biasanya bisa langsung diproses,” terangnya.

Terkait siapa yang akan mengisi posisi tersebut, Joni menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan partai. Ia menegaskan sebagai kader, dirinya siap menerima amanah jika ditugaskan.

“Saya ini petugas partai. Kalau diberi amanah, siap. Tapi semua ada pertimbangan partai,” tegasnya.

Diketahui PDI Perjuangan memperoleh tiga kursi berdasarkan hasil pileg 2024 lalu. Bahkan unsur pimpinan disandang setelah masuk tiga besar suara terbanyak.

Meninggalnya Maming, membuat satu kursi dari partai berlambang kepala banteng dengan moncong putih itu kosong. Berdasarkan rekap KPU di dapil Bontang Selatan urutan kedua dari PDI Perjuangan yakni Sudiyo. Sementara Joni Alla’ Padang maupun Winardi berpotensi untuk naik menjadi Wakil Ketua DPRD. (ak/kp)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |