Beras Basah Bontang Bakal Dikelola Swasta, Lima Investor Sudah Mengantre

18 hours ago 12

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang berencana menggandeng pihak ketiga untuk mengelola kawasan wisata Pulau Beras Basah.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, mengatakan langkah ini dilakukan untuk menata kawasan agar lebih rapi, bersih, dan terstruktur. Kebijakan tersebut juga menjadi respons atas sorotan terkait persoalan sampah dan keberadaan tenda terpal biru yang dinilai mengganggu estetika.

“Nanti pakai pihak ketiga, tapi akan dikonteskan dulu,” ujarnya.

Meski dikelola secara profesional, Neni memastikan masyarakat lokal tetap dilibatkan dalam pengelolaan tersebut. Pedagang dan pelaku usaha yang selama ini beraktivitas di lokasi akan tetap diberdayakan.

“Masyarakat tetap dilibatkan, bisa menjadi karyawan. Jadi tidak lagi bergantung pada terpal, tetapi mendapat penghasilan dari pengelolaan yang lebih tertata,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Eko Mashudi, mengungkapkan proses penjajakan dengan pihak swasta saat ini masih berlangsung. Sejumlah calon pengelola bahkan telah mempresentasikan konsep mereka.

“Ada lima pengelola yang datang, baik dari luar daerah maupun lokal,” katanya, Jumat (10/4/2026).

Ia menambahkan, seluruh proposal yang masuk akan dikaji sebelum pemerintah menentukan pihak yang akan ditunjuk mengelola Pulau Beras Basah ke depan.

“Prosesnya masih berjalan, nanti tunggu hasilnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, polemik di kawasan wisata Pulau Beras Basah mencuat setelah viral insiden cekcok antara wisatawan dan warga. Selain itu, kondisi kawasan yang dipenuhi tenda terpal biru serta persoalan sampah juga menjadi sorotan.

Wali Kota Neni menegaskan penataan harus segera dilakukan demi menjaga kenyamanan dan daya tarik wisata. Terlebih, Pulau Beras Basah merupakan salah satu ikon pariwisata unggulan Kota Bontang.

“Tidak boleh lagi ada tenda-tenda biru itu. Terlihat kumuh, padahal ini destinasi unggulan yang harusnya bersih dan indah,” tegasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |