Sindikat Narkoba Samarinda Raup Omzet Rp200 Juta per Hari, Bareskrim Tangkap 13 Orang

16 hours ago 14

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Bisnis narkoba di Gang Langgar, Samarinda, ternyata menghasilkan uang dalam jumlah fantastis. Dalam sehari, omzet jaringan tersebut disebut bisa mencapai Rp150 juta hingga Rp200 juta.

Fakta itu terungkap setelah Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar jaringan peredaran narkotika yang selama ini beroperasi di kawasan yang dikenal sebagai “kampung narkoba” tersebut.

Dalam operasi itu, petugas mengamankan 13 orang. Sebanyak 11 orang diduga bagian dari sindikat inti, sedangkan dua lainnya merupakan pengguna narkotika.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengungkapkan, jaringan tersebut telah menjalankan bisnis haramnya selama kurang lebih empat tahun.

“Sindikat narkoba ini sudah beroperasi sekitar empat tahun dengan omzet penjualan narkoba mencapai Rp150 juta hingga Rp200 juta per hari,” ujar Brigjen Eko, Sabtu (16/5/2026).

Besarnya perputaran uang itu menunjukkan kuatnya jaringan narkoba yang selama ini beroperasi di Samarinda. Gang Langgar sendiri dikenal sebagai wilayah yang sulit disentuh aparat karena diduga memiliki sistem peredaran yang tertutup dan terorganisasi.

Sejumlah operasi sebelumnya bahkan disebut berujung gagal sebelum akhirnya Mabes Polri menurunkan tim khusus untuk melakukan pengungkapan.

Kanit II Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri AKBP Bayu Putra Samara mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tidak lepas dari peran Satgas NIC yang melakukan penyisiran intensif di wilayah Samarinda.

Dalam sekali operasi, aparat berhasil mengamankan para terduga pelaku beserta barang bukti narkotika di lokasi kejadian.

Selain kasus di Samarinda, Bareskrim Polri juga memberi perhatian terhadap dugaan keterlibatan Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara, AKP Yohanes Bonar Adiguna, dalam perkara peredaran gelap narkoba.

Meski penanganan kasus masih dilakukan Ditresnarkoba Polda Kaltim, Bareskrim memastikan akan melakukan asistensi dan pengawalan ketat untuk membuka kemungkinan pengembangan jaringan yang lebih luas. (prokal)

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |