BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang memastikan pembangunan Jembatan Guntung tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
Proyek pembangunan jembatan permanen tersebut kini telah memasuki tahap kontrak kerja dan ditargetkan rampung dalam waktu tujuh bulan.
Kepala Dinas PUPRK Bontang, Much Cholis Edi Prabowo, mengatakan akses masyarakat selama proses pembangunan tetap dipertahankan melalui penggunaan jembatan Bailey yang saat ini masih berfungsi normal.
“Orang-orang tetap menggunakan jembatan Bailey, jadi pembangunan jembatan tidak mengganggu lalu lintas maupun aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Menurut pejabat yang akrab disapa Bowo itu, pembangunan jembatan permanen memang dirancang berada di sisi berbeda dari jalur sementara yang digunakan warga saat ini.
Dengan skema tersebut, pekerjaan konstruksi dapat dilakukan tanpa menutup akses utama masyarakat di kawasan Guntung.
Ia menegaskan jalur sementara yang digunakan warga juga telah disiapkan agar tetap aman dilalui selama proses pembangunan berlangsung.
Meski demikian, area tertentu di sekitar titik proyek tetap dipasangi pagar pembatas guna menjaga keselamatan warga sekaligus mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi.
“Kalau untuk area pembangunan tentu ada pembatas atau pagar konstruksi. Tapi aktivitas masyarakat tetap berjalan dan tidak terganggu,” katanya.
Bowo menyebut kontrak proyek pembangunan jembatan baru saja diteken sehingga tidak memungkinkan adanya penyesuaian harga di tengah pengerjaan.
“Kalau kontrak sudah berjalan, tidak bisa ada penyesuaian harga lagi. Baru kemarin juga kontraknya,” jelasnya.
Berdasarkan perencanaan tahun 2022, kebutuhan anggaran pembangunan Jembatan Guntung mencapai sekitar Rp7,8 miliar.
Jembatan tersebut nantinya menggunakan konstruksi gelagar baja dengan lebar sekitar enam meter dan panjang kurang lebih 20 meter.
Lokasi pembangunan berada di jalur baru di samping Hotel Equator dan dirancang memiliki konsep serupa dengan jembatan di sekitar SMP 7.
Selama ini akses penghubung Jalan Pupuk Raya menuju RT 14 Kelurahan Guntung masih mengandalkan jembatan Bailey. Rencana pembangunan jembatan permanen sendiri telah digaungkan sejak 2021, namun pengerjaannya dilakukan bertahap sambil menunggu penyelesaian infrastruktur jalan pendukung. (ak)


















































