Tahun Depan Jalan Bulog Dibikin Lebih Layak, Dinas PUPRK Bontang Fokus Penerangan dan Penguatan Akses

1 week ago 69

BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang tengah menyiapkan rencana lanjutan pembangunan Jalan Bulog di kawasan Bontang Lestari untuk tahun anggaran 2026.

Kabid Bina Marga PUPRK Bontang Anwar Nurdin, mengatakan pekerjaan lanjutan tersebut mencakup pemasangan lampu jalan, pembangunan bahu jalan, serta dinding penahan tanah (DPT).

“Masih ada sisa pekerjaan dari perencanaan tahun ini. Tahun depan kami ajukan kembali untuk menuntaskan,” ujar Anwar.

Lokasi yang digarap meliputi area ujung Bulog serta akses menuju kawasan pergudangan dan Sekolah Rakyat (SR). Menurutnya, jalur ini penting sebagai akses distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

Ia menjelaskan, perencanaan detail sudah rampung, namun nilai anggaran pasti masih menunggu proses penyesuaian. “Saya belum hafal angka pastinya, tapi usulan pekerjaan lanjutan sudah masuk,” katanya.

Anwar menambahkan, penerangan jalan menjadi fokus utama mengingat kawasan tersebut cukup gelap saat malam hari. Terkait kewenangan pemasangan lampu, PUPRK dapat mengerjakannya apabila masuk dalam desain pembangunan jalan.

“Kalau pembangunan jalannya lengkap dengan desain lampu, kami bisa kerjakan. Tapi kalau hanya lampunya saja, itu kewenangan Perkim atau Dishub,” terangnya.

Selain itu, pembangunan DPT juga menjadi prioritas untuk mencegah erosi pada area jalan yang menurun. Penguatan struktur tanah dinilai penting agar badan jalan tidak mudah rusak.

“Tanjakan di sana perlu diperkuat. DPT itu penting untuk menjaga struktur jalan tetap aman,” tambahnya.

Sebelumnya, PUPRK telah mengalokasikan anggaran Rp 20 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang 950 meter di kawasan tersebut tahun ini. Lebar jalan direncanakan mencapai 20 meter, terdiri dari dua lajur masing-masing 7 meter, ditambah median dan drainase.

Struktur jalan menggunakan beton mutu FS 45, dengan ketebalan 25 sentimeter dan lantai kerja 10 sentimeter. Pekerjaan dilakukan bertahap karena kebutuhan drainase dinilai belum mendesak. Jika volume air mencukupi, saluran akan dikerjakan terlebih dahulu, sementara struktur mengikuti pada tahun berikutnya.

Anwar mengatakan akses ini nantinya akan dilalui kendaraan bermuatan berat sehingga kualitas jalan harus benar-benar diperhatikan agar tidak cepat rusak.

Sebelumnya, kewenangan pembangunan kawasan gudang Bulog telah dibagi. Pemerintah pusat menangani pembangunan gudang, sementara akses jalan menjadi tanggung jawab Pemkot Bontang.

Pengembangan kawasan gudang Bulog sendiri menyiapkan lahan seluas tiga hektare dengan rencana pembangunan dua gudang masing-masing berkapasitas 1.000 ton. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |