Gunung Semeru Meletus, 300 Orang Dievakuasi

1 week ago 56

BONTANGPOST.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 300 warga Kabupaten Lumajang dievakuasi ke lokasi pengungsian akibat dampak erupsi Gunung Semeru, Rabu (19/11) malam. Para pengungsi tersebar di dua titik, yakni Balai Desa Oro-Oro Ombo dan SD 2 Supiturang, Jawa Timur.

“Kami mencatat sekitar 300 warga telah dievakuasi sementara ke dua lokasi pengungsian,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis, Kamis (19/11).

Sebanyak 200 jiwa berada di Balai Desa Oro-Oro Ombo, sementara 100 jiwa lainnya ditampung di SD 2 Supiturang. Selain itu, sejumlah warga juga dievakuasi ke Balai Desa Penanggal, namun pendataan masih berlangsung oleh BPBD di lapangan.

BNPB mencatat tiga desa terdampak abu vulkanik, yakni Desa Supiturang dan Desa Oro-Oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo, serta Desa Penanggal di Kecamatan Candipuro.

Akibat situasi tersebut, status aktivitas Gunung Semeru dinaikkan dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas). Peningkatan status ditetapkan setelah pemantauan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB menunjukkan potensi dampak yang lebih serius.

“Kepala BNPB telah memerintahkan jajaran untuk merespons cepat dampak erupsi, termasuk penanganan korban, kerusakan, dan kebutuhan pengungsian,” jelas Muhari.

PVMBG mengeluarkan beberapa rekomendasi keselamatan bagi masyarakat. Warga diminta tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 20 km dari puncak. Di luar radius tersebut, masyarakat dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai karena risiko awan panas dan aliran lahar.

PVMBG juga mengimbau masyarakat menghindari area dalam radius 8 km dari kawah Semeru, serta mewaspadai potensi guguran lava, awan panas, dan aliran lahar di sepanjang sungai berhulu di Gunung Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. (jawapos)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |