BONTANGPOST.ID, Bontang – Program bantuan pangan dari pemerintah pusat kembali digulirkan untuk masyarakat Kota Bontang. Tahun ini, sebanyak 13.753 keluarga penerima manfaat akan mendapatkan bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng melalui program penyaluran cadangan pangan pemerintah.
Program ini disalurkan melalui Perum Bulog dan melibatkan pemerintah daerah dalam proses distribusi kepada masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang, Ahmad Aznem, mengatakan data penerima bantuan sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat.
“Jumlah penerima bantuan pangan di Kota Bontang tahun ini sebanyak 13.753 penerima bantuan pangan (PBP). Data penerima tersebut berasal dari pusat, sehingga daerah hanya bertugas memfasilitasi dan memastikan penyaluran berjalan dengan baik,” kata Aznem, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah melalui DKP3 memiliki peran dalam monitoring dan pengawasan proses penyaluran bantuan agar tepat sasaran.
Program bantuan pangan tersebut nantinya akan didistribusikan melalui 15 kelurahan di Kota Bontang. Bantuan dari Bulog akan terlebih dahulu dikirim ke titik distribusi di masing-masing kelurahan sebelum disalurkan kepada masyarakat yang terdaftar sebagai penerima.
“Bantuan akan didrop ke kelurahan. Selanjutnya penyaluran kepada masyarakat dilakukan melalui PIC di kelurahan masing-masing. Sementara kami dari dinas melakukan monitoring agar proses penyaluran berjalan lancar,” ujarnya.
Setiap penerima bantuan pangan akan memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program cadangan pangan pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan.
Meski demikian, Aznem menyebut pihaknya masih menunggu penjelasan teknis lebih lanjut terkait skema penyaluran apakah bantuan tersebut diberikan untuk satu bulan atau dua bulan sekaligus.
“Kalau sebelumnya sempat ada penyaluran dua bulan sekaligus. Tapi untuk program yang sekarang ini kami masih menunggu penjelasan teknisnya apakah untuk satu bulan atau dua bulan,” tuturnya.
Ia juga memastikan kualitas bahan pangan yang disalurkan telah melalui pengawasan dari pihak Bulog sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
Program bantuan pangan ini menjadi salah satu langkah pemerintah pusat untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi sekaligus menjaga ketahanan pangan rumah tangga.
Melalui koordinasi antara pemerintah pusat, Bulog, pemerintah daerah, hingga aparat kelurahan, diharapkan bantuan tersebut dapat diterima masyarakat tepat waktu dan tepat sasaran.
“Intinya pemerintah daerah membantu memastikan bantuan dari pusat ini bisa sampai kepada masyarakat Bontang yang berhak menerima,” pungkasnya. (ak)


















































