Rp46 Miliar Digelontorkan untuk Lanjutan Pembangunan RS Taman Sehat Bontang

1 week ago 38

BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang kembali mengalokasikan anggaran besar untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe D atau RS Taman Sehat. Total dana yang dikucurkan pada tahap lanjutan ini mencapai Rp46 miliar.

Kepala Dinas Kesehatan Bontang, Bachtiar Mabe, mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk melanjutkan pembangunan sekaligus rehabilitasi sejumlah fasilitas utama rumah sakit. Pekerjaan yang dilakukan tidak hanya berupa penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga mencakup berbagai item penting penunjang layanan kesehatan.

“Itemnya cukup banyak. Mulai dari pembangunan dan rehabilitasi UGD, kamar operasi, ruang pelayanan, hingga kelengkapan fasilitas rumah sakit lainnya. Jadi bukan hanya satu bagian saja,” ujar Bachtiar.

Ia menegaskan, anggaran Rp46 miliar tersebut belum termasuk pembangunan lanjutan area parkir, khususnya rencana parkir bertingkat. Menurutnya, area parkir yang ada saat ini masih dapat dimanfaatkan meski belum sepenuhnya rampung.

Dalam proses pengerjaan, Dinas Kesehatan juga melakukan adendum kontrak. Langkah ini diambil untuk lebih mengutamakan kualitas dan kekuatan bangunan dibandingkan mengejar jumlah lantai yang berpotensi menimbulkan masalah struktur di kemudian hari.

“Kemarin ada adendum karena kita lebih mengutamakan kualitas bangunan. Daripada dipaksakan tiga lantai tetapi bermasalah ke depannya, lebih baik disesuaikan dengan kondisi struktur yang aman,” jelasnya.

Selain RS Tipe D, sejumlah unit layanan kesehatan lain seperti Public Service Center (PSC) dan fasilitas kesehatan pendukung juga masuk dalam satu kawasan dan menjadi bagian dari perencanaan terpadu. Ke depan, kawasan tersebut akan disiapkan sebagai pusat layanan kesehatan terintegrasi yang mendukung operasional RS Taman Sehat.

“Seperti Labkesda nantinya akan dipindahkan. PSC juga saat ini berada di Klinik Pegawai. Bangunan yang ada sebelumnya akan direnovasi dan disatukan di kawasan RS Taman Sehat,” tuturnya.

Meski demikian, Bachtiar mengakui bahwa besaran anggaran Rp46 miliar tetap disesuaikan dengan hasil perencanaan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) terbaru. Ia memastikan seluruh pekerjaan mengikuti standar teknis yang telah ditetapkan.

“Semuanya mengikuti RAB dan perencanaan teknis. Jika ada standar yang harus dipenuhi, tentu akan kita lengkapi,” pungkasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |