PT KNI dan Biji-Biji Initiative Perkuat Pendidikan Digital Guru Bontang Lewat Pelatihan AI

2 weeks ago 39

BONTANGPOST.ID, Bontang – Upaya percepatan transformasi pendidikan berbasis teknologi terus diperkuat di Kota Bontang. Biji-biji Initiative bekerja sama dengan PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) menggelar Pelatihan Microsoft Elevate: AI for Educators bertema “Merancang Ekosistem AI untuk Pendidikan”.

Pelatihan ini dilaksanakan secara luring di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang selama dua hari, Senin–Selasa (12–13/1/2026), dan diikuti oleh 200 guru serta tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Microsoft Elevate, sebuah inisiatif kolaboratif Microsoft yang berfokus pada penguatan keterampilan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi talenta digital Indonesia, termasuk pemberdayaan guru agar mampu memanfaatkan AI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Melalui pelatihan ini, para pendidik dibekali pemahaman dan praktik penggunaan AI untuk menyusun silabus dan rencana pembelajaran, memperkaya metode pengajaran di kelas, serta meningkatkan efisiensi pekerjaan administratif. Dengan begitu, guru diharapkan dapat lebih fokus pada proses belajar mengajar dan pendampingan peserta didik.

“Melalui kolaborasi lintas sektor, Microsoft Elevate Indonesia menghadirkan pengalaman belajar AI yang berdampak luas. Guru kami posisikan sebagai penggerak utama inovasi pendidikan berbasis AI untuk menyiapkan talenta masa depan,” ujar Arief Suseno, AI Skills Director Microsoft Indonesia.

Pelatihan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menyambut positif pelaksanaan program tersebut sebagai langkah strategis peningkatan kapasitas pendidik di era digital.

PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) bersama Biji-biji Initiative menggelar pelatihan AI bagi guru dan tenaga kependidikan di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Senin (12/1/2026)

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Dalam sambutannya, Neni menegaskan pentingnya kesiapan guru menghadapi perubahan zaman serta pemanfaatan teknologi sebagai alat bantu untuk meningkatkan mutu pembelajaran.

Sementara itu, Rheza Zacharias, Government, Community Relations & GA Department Head PT Kaltim Nitrate Indonesia, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia lokal melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR), khususnya di bidang pendidikan dan literasi digital.

Adapun peserta berasal dari 170 satuan pendidikan di Kota Bontang, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, sekolah Islam, Sekolah Luar Biasa (SLB), hingga Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF SKB). Keberagaman latar belakang peserta diharapkan mendorong kolaborasi lintas perspektif serta menghasilkan penerapan AI yang relevan dan inklusif di dunia pendidikan. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |