BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang kembali memperkuat sektor ekonomi kreatif melalui kegiatan Pelatihan Kerajinan Ecoprint yang digelar di KKG Food and Drink, Bontang Utara, Senin (24/11) pagi. Pelatihan ini dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan, dan Sumber Daya Manusia (PKSDM), Lukman, mewakili Wali Kota Bontang.
Dalam sambutannya, Lukman menegaskan bahwa ecoprint merupakan contoh nyata bagaimana kreativitas dapat berkembang menjadi sumber ekonomi baru. Selain ramah lingkungan, kerajinan ini memanfaatkan potensi lokal serta membuka peluang usaha bagi masyarakat.
“Ecoprint merupakan contoh nyata bahwa kreativitas dapat menjadi sumber ekonomi baru. Ia ramah lingkungan, memanfaatkan potensi lokal, memberdayakan masyarakat, serta membuka peluang usaha baru. Inilah bentuk ekonomi kreatif yang ingin terus kita dorong dan kembangkan di Kota Bontang,” ujar Lukman.
Ia berharap pelatihan ini tidak hanya menambah keterampilan dasar peserta, tetapi juga melahirkan ide-ide kreatif dari tangan-tangan terampil masyarakat Bontang. Pelatihan ini juga diharapkan mampu mendorong terbentuknya kelompok usaha baru berbasis ecoprint, sekaligus melahirkan produk khas daerah yang dapat menjadi identitas Kota Bontang.
Lukman juga menyampaikan harapan agar peserta dapat memahami teknik ecoprint secara menyeluruh, mulai dari dasar hingga pengembangan produk. Ia menginginkan munculnya gagasan inovatif dari masyarakat dan terciptanya karya-karya yang memiliki nilai jual serta mampu menggerakkan ekonomi keluarga.
Ia menegaskan komitmen Pemkot Bontang dalam memberikan pembinaan, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha kreatif. Pemerintah berharap masyarakat tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga mampu naik kelas—dari sekadar hobi menjadi usaha, dan dari usaha mikro menuju usaha yang lebih maju serta berkelanjutan.
Pelatihan ecoprprint ini menjadi salah satu langkah nyata Pemkot Bontang dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor kreatif yang ramah lingkungan dan memiliki nilai jual tinggi. (*)
















































