Jembatan Mahulu Ditutup Total Mulai 17 Januari 2026, Truk Dilarang Masuk Samarinda

1 week ago 39

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Arus lalu lintas di Kota Samarinda akan mengalami perubahan signifikan. Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) resmi ditutup total mulai Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 10.00 Wita hingga proses uji beban jembatan selesai dilakukan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Timur mengimbau seluruh kendaraan berat roda enam ke atas untuk tidak memaksakan diri melintas dan diminta tetap berada di lokasi masing-masing selama penutupan berlangsung.

“Karena ini uji beban jembatan, maka Jembatan Mahulu harus ditutup total. Otomatis arus lalu lintas kendaraan yang biasa melintas akan direkayasa,” ujar Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Kaltim, Heru Sentosa, Jumat (16/1/2026).

Heru menjelaskan, penutupan Jembatan Mahulu berdampak besar bagi kendaraan bertonase berat. Selama ini, jembatan tersebut menjadi satu-satunya akses yang diizinkan bagi truk besar, sementara jembatan lain di Samarinda hanya diperuntukkan bagi kendaraan ringan.

“Jembatan Mahakam Lama dan Mahakam Kembar hanya boleh dilalui kendaraan roda enam ke bawah. Bus masih diperbolehkan karena mengangkut penumpang,” jelasnya.

Dengan penutupan ini, kendaraan berat dipastikan tidak dapat masuk maupun keluar Samarinda. Dishub meminta truk dari kawasan pergudangan maupun pelabuhan untuk tetap berada di lokasi asal.

“Yang dari pergudangan tetap di pergudangan, dari Pelabuhan Palaran tetap di Palaran. Jangan parkir atau antre di sekitar jembatan karena bisa memicu kemacetan,” tegas Heru.

Dishub Kaltim juga menyiapkan pengamanan dan pengalihan arus di sejumlah titik. Kendaraan berat dari arah Jalan Jakarta, Kecamatan Sungai Kunjang, akan dihentikan di Simpang Tiga Pondok Pesantren Nabil Husen dan diarahkan kembali ke Ring Road.

Pengawasan juga dilakukan di kawasan Jalan Teuku Umar dan Terminal Sungai Kunjang, serta dari arah Big Mall Samarinda dan Samarinda Seberang untuk mencegah kendaraan besar mendekati jembatan.

Sementara itu, kendaraan ringan masih diperbolehkan melintas melalui jalur alternatif seperti Jembatan Mahakam Lama, Mahakam Kembar, dan Jembatan Mahkota II.

“Selama uji beban berlangsung, tidak mungkin ada lalu lintas lain karena pengujian menggunakan truk di atas jembatan,” kata Heru.

Jembatan Mahulu akan kembali dibuka setelah uji beban dinyatakan selesai dan aman untuk dilalui. (KP)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |