DPK Bontang Jemput Bola Tingkatkan Minat Baca hingga Wilayah Pesisir

8 hours ago 6

BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan literasi untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas, termasuk wilayah pesisir dan pelosok.

Beragam program kreatif dijalankan mulai dari perpustakaan keliling hingga layanan digital arsip daerah sebagai upaya meningkatkan budaya baca masyarakat.

Kepala DPK Kota Bontang, Retno Febriaryanti, mengatakan seluruh program tersebut dirancang agar layanan perpustakaan dan kearsipan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami memiliki banyak program inovasi yang terus berjalan. Tujuannya agar pelayanan perpustakaan dan kearsipan semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Salah satu program unggulan yang dijalankan ialah “Layar Puspita” atau Layanan Perpustakaan Pesisir Kita. Program ini menyasar masyarakat di wilayah pesisir dan daerah terpencil agar tetap memperoleh akses bahan bacaan dan layanan literasi.

Menurut Retno, pemerataan akses literasi menjadi tantangan yang harus dijawab melalui pelayanan jemput bola.

“Kami ingin masyarakat di wilayah pesisir juga mendapatkan akses literasi yang sama baiknya dengan masyarakat di perkotaan,” katanya.

Selain itu, DPK Bontang juga menjalankan program “Si Mokel Lincah”, yakni motor keliling literasi yang masuk ke kawasan permukiman warga untuk mendistribusikan buku dan bahan bacaan.

“Petugas kami turun langsung ke lapangan membawa buku agar masyarakat lebih mudah mengakses bahan bacaan. Ini menjadi cara kami mendekatkan budaya membaca ke lingkungan warga,” jelasnya.

Program inovatif lainnya adalah “Bakul Terasi” atau Bank Buku Wujudkan Literasi yang bertujuan memperluas penyediaan buku bagi masyarakat guna meningkatkan minat baca.

Sementara untuk anak-anak, DPK Bontang menghadirkan program “Donat” atau Dongeng Anak Bontang sebagai metode mengenalkan budaya membaca dengan pendekatan yang lebih menyenangkan.

“Anak-anak perlu dikenalkan dengan budaya membaca melalui metode yang menarik dan menyenangkan agar minat literasi tumbuh sejak kecil,” ujarnya.

Di bidang kearsipan, DPK Bontang juga mengembangkan program “Pitasirara” untuk pendampingan penataan arsip serta “Portal” yang menjadi pameran virtual arsip vital daerah.

Menurut Retno, seluruh inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga dokumen sejarah daerah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan informasi dan arsip.

“Seluruh inovasi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan literasi dan pelayanan informasi kepada masyarakat Kota Bontang,” pungkasnya. (*)

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |