BONTANGPOST.ID, Bontang – Pembangunan lapangan mini soccer di kawasan HOP 1 Bontang telah rampung pada akhir 2025. Proyek ini menelan anggaran sekitar Rp10,9 miliar yang bersumber dari APBD Bontang.
Sebelumnya, Kepala Bidang Tata Ruang dan Bangunan Dinas PUPR Bontang, Robysai Manassa Malisa, menyampaikan bahwa proyek tersebut dirancang tidak hanya untuk pembangunan lapangan mini soccer. Sejumlah fasilitas penunjang lain seperti lapangan voli, lapangan basket, akses jalan kawasan perkantoran, serta drainase juga masuk dalam perencanaan awal.
“Akses jalan kawasan perkantoran dan drainase juga termasuk dalam paket pekerjaan,” ujar Robysai pada Juli 2025 lalu.
Namun hingga pekerjaan tahap pertama dinyatakan rampung, fasilitas yang terealisasi baru berupa lapangan mini soccer. Pemerintah Kota Bontang berencana melanjutkan pembangunan prasarana pendukung lainnya pada 2026 dengan alokasi anggaran sekitar Rp17 miliar.
Menanggapi hal tersebut, Robysai menjelaskan bahwa terjadi penyesuaian perencanaan di tengah pelaksanaan proyek. Anggaran Rp10,9 miliar mencakup pembangunan lapangan mini soccer lengkap dengan rumput sintetis, lampu penerangan, gawang, pematangan lahan, bangunan dasar jogging track, drainase kawasan, serta sebagian pembangunan akses jalan kawasan perkantoran.
Awalnya, pembangunan fisik fasilitas tambahan direncanakan langsung dikerjakan. Namun, kondisi struktur tanah di lokasi dinilai belum stabil sehingga memerlukan penanganan khusus sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya.
“Lapangan voli dan basket belum dibangun karena penyesuaian perencanaan, terutama terkait penanganan struktur tanah dan drainase,” jelas Robysai saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2026).
Selain itu, pematangan lahan dilakukan agar bangunan berdiri secara merata. Drainase lama di kawasan tersebut juga dibongkar dan dibangun ulang karena kondisinya rusak serta belum dilengkapi tulangan yang memadai.
“Kami bangun ulang drainase dengan struktur yang lebih kokoh,” ujarnya.
Dalam paket pekerjaan tersebut, Dinas PUPR juga membangun akses jalan masuk dari arah Kelurahan Satimpo hingga lurus menuju Kantor Bawaslu yang berada di kawasan HOP 1.
Pekerjaan lainnya yang telah dilakukan yakni pembangunan dasar jogging track. Sementara tahap finishing akan dilanjutkan pada pembangunan prasarana lanjutan kawasan HOP 1 tahun 2026.
“Lapangan voli akan dibangun, sementara lapangan basket dialihkan menjadi playground sesuai masukan masyarakat. Semua direncanakan pada 2026, termasuk prasarana pendukung lainnya,” tambahnya.
Robysai menegaskan, fasilitas utama lapangan mini soccer telah dilengkapi standar internasional, mulai dari rumput, lampu penerangan, hingga perlengkapan lapangan.
“Fasilitas mini soccer ini berstandar seperti yang digunakan klub Manchester United. Itu semua sudah termasuk dalam anggaran Rp10,9 miliar,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa dalam anggaran tersebut termasuk biaya pengawasan proyek, meski tidak mengetahui secara detail nilai pengawasannya.
“Ada anggaran pengawasan, tapi saya tidak tahu persis besarannya,” pungkasnya. (*)














































