Grand Final Duta Anti Narkoba 2025; Wali Kota Bontang Ajak Generasi Muda Perkuat Perlawanan terhadap Narkotika

1 week ago 22

BONTANGPOST.ID, Bontang – Atmosfer persaingan positif terlihat jelas di Aula Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Senin malam (17/11). Puluhan finalis tampil percaya diri dalam Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba 2025, ajang yang menjadi simbol perlawanan generasi muda terhadap ancaman narkoba.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dispopar dan BNN Kota Bontang, yang memperkuat sinergi lintas lembaga dalam program pencegahan narkotika. Kehadiran orang tua finalis juga menambah suasana hangat, menunjukkan dukungan kuat keluarga dalam pembinaan generasi muda.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memberikan apresiasi besar terhadap komitmen semua pihak. Ia menilai kolaborasi ini berhasil memperkuat upaya pencegahan narkoba di Bontang. “Prevalensi narkoba kita berada di angka 0,89 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional,” ujar Neni.

Neni menjelaskan bahwa narkoba memiliki dampak luas, merusak kesehatan dan lingkungan sosial. Ia kemudian mengingatkan besarnya ancaman bagi generasi muda jika pencegahan tidak dilakukan sejak dini. “Narkoba merusak otak dan masa depan. Pencegahan harus dimulai dari keluarga,” tegasnya.

Wali Kota Bontang juga menyinggung kaitan penyalahgunaan narkoba dengan kondisi sosial seperti fatherless dan motherless, yang menurutnya turut memperlemah ketahanan keluarga. Neni mengajak seluruh pihak untuk memperkuat gerakan anti narkoba. “Mari kita selamatkan generasi muda. Say no to drugs,” ajaknya.

Proses pemilihan Duta Anti Narkoba 2025 tahun ini berlangsung selama sekitar dua bulan. Sebanyak 140 peserta mengikuti berbagai tahapan penilaian, mulai dari sosialisasi di sekolah, seleksi berkas, head-to-head challenge, video challenge, hingga program Duta Anti Narkoba Go To School. Dari jumlah tersebut, terpilih 20 finalis putra dan putri dari kategori SMA, perguruan tinggi, hingga umum.

Selama satu tahun masa tugas, para finalis akan menjadi agen kampanye anti narkoba dan mengemban amanah edukasi di masyarakat. “Saya bangga pada kalian. Teruslah menjadi contoh bagi teman sebaya,” ujar Neni.

Pada acara tersebut, Wali Kota Bontang juga menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada sponsor, narasumber, media partner, dan seluruh panitia penyelenggara. Penjurian melibatkan juri kehormatan dan juri inti yang menilai kemampuan finalis dari penyampaian visi-misi hingga sesi pertanyaan langsung.

Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba 2025 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berperan aktif sebagai penggerak edukasi bahaya narkoba di Kota Bontang.

Acara ini turut dihadiri oleh Plt Kepala Dispopar Bontang, Dasuki, Kepala BNN Bontang, Lulyana Ramdhani, Kasat Resnarkoba Polres Bontang, Rihard Nixon, perwakilan Batalyon Arhanud 7/ABC, serta perwakilan instansi pemerintah dan swasta. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |