Dukung Program Taman Asuh Sayang Anak, Pupuk Kaltim Berkolaborasi dengan DPA3AKB Bekali Pengasuh TPA

8 hours ago 6

BONTANGPOST.ID, Bontang – Para tenaga pengasuh TPA Kuncup Melati PIKA Pupuk Kaltim mendapat pengetahuan tambahan. Mereka diberi pembekalan yang difasiltasi oleh PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim).

Hal itu merupakan komitmen Pupuk Kaltim terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengasuhan anak di Bontang. Selain itu juga mendukung program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Pembekalan itu dilakukan melalui pelatihan bertajuk Pengasuhan Positif untuk Generasi Hebat, Membangun Lingkungan Asuh yang Aman, Hangat dan Berdaya”.

Hal tersebut menjadi kesinambungan upaya perusahaan memperkuat kapasitas pendidik TPA dalam menerapkan pola asuh positif, serta membentuk lingkungan belajar yang aman bagi anak sejak dini.

“Melalui pelatihan ini, tenaga pengasuh TPA Kuncup Melati dapat memperkuat kapasitas diri guna mewujudkan generasi bangsa yang cerdas, berkarakter dan berdaya saing di Kota Bontang,” ujar Pgs VP TJSL Pupuk Kaltim, Lendl Wibisana, Rabu (18/11/2025).

Dijelaskan Lendl, pendidikan usia dini merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak. Pada tahap inilah nilai dasar kehidupan mulai dibentuk, seperti rasa percaya diri, empati hingga disiplin. Maka pola pengasuhan yang tepat sejak dini menjadi sangat penting, guna memastikan anak tumbuh dalam suasana positif dan penuh cinta.

Melalui metode pembelajaran positif, anak diharap mampu mengenali emosi, belajar sosialisasi serta menumbuhkan rasa percaya diri agar merasa aman dan diterima. Esensi inilah yang menjadi fokus program TAMASYA, dengan menempatkan anak sebagai individu yang memiliki hak, potensi serta kebutuhan emosional yang perlu dihargai.

“Pupuk Kaltim ingin sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga rumah kedua yang menyenangkan bagi anak. Disinilah perlu komunikasi yang empatik, lingkungan belajar yang aman dan hangat, serta penghargaan terhadap proses tumbuh kembang anak,” lanjut Lendl.

Pelatihan ini pun menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua, guru dan lingkungan sekitar dalam membangun pola asuh yang sehat bagi anak.

Mengingat pendidikan anak usia dini tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga kerja sama seluruh elemen yang peduli terhadap tumbuh kembang generasi. Dan melalui dukungan terhadap program TAMASYA, Pupuk Kaltim menegaskan bahwa pembangunan manusia adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

“Untuk itu, dukungan terhadap peningkatan kompetensi pengasuh TPA menjadi salah satu fokus Pupuk Kaltim, agar para pendidik mampu menciptakan suasana belajar yang aman, hangat dan menyenangkan,” tambah Lendl.

Pelatihan pengasuh TPA Kuncup Melati digelar untuk memperkuat pola asuh positif dan mendukung program TAMASYA di Kota Bontang.

Ketua Umum PIKA Pupuk Kaltim, Rina Meitia Nizar, menyambut antusias program TAMASYA sebagai model pembelajaran bagi tenaga pendidik TPA Kuncup Melati.

Pelatihan ini pun diharap makin memperkaya pendekatan dalam mendidik anak, dengan metode yang lebih empatik dan memberdayakan.

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan Pupuk Kaltim terhadap peningkatan kapasitas tenaga pendidik Kuncup Melati. Mengingat pengasuhan anak bukan bicara teori, tetapi praktik yang harus dijalankan dengan kesabaran, konsistensi dan kasih sayang,” ucap Rina.

Dirinya menyebut, pelatihan ini juga langkah penting pihaknya untuk memperkuat sinergi terhadap penguatan pendidikan anak usia dini di Kota Bontang. Sehingga lingkungan pendidikan usia diniyang ramah anak dapat terus tercipta dan tumbuh secara berkelanjutan.

“Kami ingin TPA Kuncup Melati tidak hanya dikenal karena kualitas pendidikan saja, tapi juga kehangatan dan perhatian yang diberikan bagi setiap anak. Mereka harus merasa aman, diterima dan dicintai. Itulah inti pengasuhan positif yang akan terus kami tanamkan,” terang Rina.

Mewakili Pemkot Bontang, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Eddy Forestwanto, turut mengapresiasi dukungan Pupuk Kaltim terhadap program TAMASYA dalam mendukung penguatan kapasitas pendidik dan pengasuhan anak di Kota Bontang.

Menurut dia, kegiatan ini memiliki manfaat jangka panjang dalam membentuk masyarakat yang lebih peduli terhadap tumbuh kembang anak secara inklusif.

“Gagasan ini sejalan dengan upaya Pemkot Bontang dalam mewujudkan lingkungan ramah anak, sehingga mereka mampu mengembangkan potensi yang dimiliki,” kata Eddy.

Dirinya pun berharap kolaborasi ini terus diperkuat dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Terlebih di tengah tantangan digitalisasi yang semakin kompleks, guru dan orang tua harus beradaptasi melalui pendekatan pengasuhan secara bijak, agar anak tumbuh dengan karakter yang kuat dan tidak kehilangan nilai moral.

Inisiatif seperti inilah yang kita butuh, karena Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri mewujudkan lingkungan ramah anak dengan pola asuh yang sehat di Kota Bontang,” pungkas Eddy Forestwanto. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |