Dispopar Bontang Dipacu Berbenah, GOR Taman Prestasi Jadi Fokus Awal

1 day ago 6

BONTANGPOST.ID, Bontang – Usai melantik enam Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni langsung memberikan penekanan tugas kepada para pejabat baru. Salah satu perhatian khusus diarahkan kepada Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Eko Mashudi.

Neni menegaskan, Dispopar merupakan OPD strategis karena mengelola anggaran cukup besar. Karena itu, ia meminta sejumlah target prioritas segera ditangani, mulai dari pembenahan fasilitas olahraga hingga penguatan sektor pariwisata.

Salah satu fokus utama adalah GOR Taman Prestasi. Fasilitas olahraga tersebut diminta segera dirapikan dan dirawat. Bahkan, ke depan Dispopar direncanakan berkantor di kawasan tersebut.

“Dinas Pemuda dan Olahraga ini termasuk yang mengelola anggaran besar di Pemerintah Kota Bontang,” ujar Neni saat memberikan arahan kepada enam Kepala OPD yang baru dilantik di Pendopo Wali Kota, Senin (5/1/2026).

Selain sarana olahraga, Neni juga menekankan pentingnya peningkatan sumber daya manusia (SDM) kepemudaan, pengembangan urban tourism, pariwisata perkotaan, hingga pariwisata pesisir.

Menanggapi arahan itu, Kepala Dispopar Bontang Eko Mashudi menyebut langkah awal yang akan dilakukan pada tahun ini adalah pembenahan infrastruktur sarana olahraga di GOR Taman Prestasi. Terlebih, fasilitas tersebut akan digunakan untuk ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2027, di mana Kota Bontang ditetapkan sebagai tuan rumah.

“Yang pertama kami lakukan adalah pembenahan infrastruktur sarana olahraga di GOR Taman Prestasi,” katanya.

Di sektor pariwisata, Eko menegaskan penguatan prasarana, fasilitas, serta pengelolaan potensi wisata di kawasan kota dan pesisir juga menjadi prioritas. Salah satunya Pulau Beras Basah.

Meski kewenangan pengelolaan pulau tersebut telah diserahkan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada daerah, hingga kini belum ada kejelasan skema kerja sama. Hal itu berdampak pada belum optimalnya penarikan retribusi sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), meski jumlah kunjungan wisatawan cukup tinggi.

Untuk itu, Eko berencana melakukan koordinasi langsung dengan Dinas Pariwisata Kalimantan Timur guna memperjelas mekanisme pengelolaan Pulau Beras Basah.

“Sebagai orang baru, saya akan sowan dulu ke provinsi. Mungkin awal minggu ini atau paling lambat minggu ketiga bulan ini,” ujarnya.

Selain Pulau Beras Basah, pembenahan pengelolaan sampah di kawasan wisata seperti Mangrove Berbas Pantai juga menjadi perhatian. Termasuk pengembangan urban tourism yang menurutnya membutuhkan kolaborasi lintas OPD serta keterlibatan masyarakat.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan OPD lain, karena ini tidak bisa berjalan sendiri,” jelasnya.

Eko menambahkan, langkah awal lainnya adalah melakukan konsolidasi internal untuk memetakan potensi serta mengidentifikasi kendala yang selama ini dihadapi Dispopar.

“Saya akan mengumpulkan internal dulu untuk menggali potensi-potensi dan kendala-kendala yang ada,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |