BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus berupaya memperbaiki infrastruktur jalan di sejumlah wilayah. Salah satu proyek yang akan dikerjakan tahun ini adalah pengecoran lanjutan di Jalan Bandung 7 yang didanai dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit.
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Anwar Nurdin, mengatakan panjang penanganan awal diperkirakan berada di kisaran 100 hingga 130 meter. Namun angka tersebut masih bersifat estimasi karena perhitungan volume pekerjaan masih dalam tahap finalisasi.
“Awalnya sekitar 100 sampai 130 meter karena ada pekerjaan box juga. Tapi nanti kita hitung lagi setelah finalisasi volume,” kata Anwar.
Untuk ruas Jalan Bandung 7, pekerjaan difokuskan pada penyambungan pengecoran jalan yang sebelumnya terputus. Lebar jalan direncanakan sekitar 1,7 meter, sementara panjang pasti masih menunggu hasil perhitungan anggaran akhir.
“Belum bisa kami sampaikan persisnya berapa meter karena masih dihitung. Kita bicara volume dulu baru output panjangnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kawasan tersebut masih memiliki segmen jalan tanah yang cukup panjang jika ingin tembus hingga Jalan Soekarno-Hatta. Oleh karena itu, penanganan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
Anwar juga mengingatkan pentingnya kesiapan penyedia jasa yang akan mengerjakan proyek tersebut. Menurutnya, kemampuan finansial serta ketersediaan peralatan menjadi faktor penting agar proyek dapat berjalan sesuai jadwal.
“Bukan cuma soal punya modal. Penyedia juga harus paham kondisi lapangan. Kalau tidak siap, bisa memperlambat pekerjaan,” jelasnya.
Pelaksanaan proyek yang bersumber dari DBH Sawit ini ditargetkan mulai dikerjakan pada Maret bersamaan dengan paket pekerjaan lainnya. Total anggaran yang dialokasikan untuk proyek tersebut mencapai Rp1,7 miliar.
Berdasarkan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), pekerjaan meliputi pembangunan jalan beton baru tipe F dengan lebar lima meter, mutu tulangan U50, tebal beton 25 sentimeter, serta menggunakan lapisan geotextile.
Proyek ini ditargetkan rampung pada Agustus mendatang. (ak)

















































