BONTANGPOST.ID, Bontang – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menargetkan seluruh dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang rampung dan beroperasi penuh pada Februari 2026.
Target tersebut disampaikan Kepala Regional SPPG Kota Bontang, Surya Dwi Saputra, saat peresmian Dapur SPPG Bontang Barat 03 di Jalan Soekarno–Hatta, Kelurahan Telihan, Jumat (16/1/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris secara langsung menanyakan progres pembangunan dapur MBG kepada pihak SPPG.
“Kapan target tercapai seluruh dapur terbangun, Pak Surya?” tanya pria yang akrab disapa AH.
Menanggapi hal tersebut, Surya menyampaikan optimismenya bahwa target dapat tercapai sesuai rencana.
“Insyaallah sisanya Februari,” ujarnya.
Surya menjelaskan, saat ini masih terdapat delapan dapur yang berada dalam tahap verifikasi, renovasi, dan pembangunan. Jika seluruh proses berjalan lancar, maka hingga Februari 2026 jumlah dapur MBG di Bontang akan mencapai 22 dapur.
Secara keseluruhan, Kota Bontang ditargetkan memiliki 28 dapur MBG untuk memenuhi kebutuhan penerima manfaat. Hingga kini, sebanyak 14 dapur telah beroperasi, dengan sebaran lima dapur di Bontang Utara, enam dapur di Bontang Selatan, dan tiga dapur di Bontang Barat.
Sementara itu, dapur lainnya direncanakan dibangun di wilayah perkotaan serta daerah sulit dijangkau atau wilayah 3T, seperti Gusung, Selangan, Malahing, Tihi-Tihi, dan Loktunggul.
“Kalau ditotal, rencana keseluruhan ada 28 dapur,” jelas Surya.
Terkait kelayakan operasional, Surya menambahkan bahwa saat ini 11 dapur telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan. Proses pengurusan sertifikat tersebut memerlukan waktu sekitar satu bulan karena harus melalui pengambilan sejumlah sampel.
“Masih tersisa tiga dapur yang proses SLHS-nya berjalan. Namun tetap dapat beroperasi dengan pengawasan ketat,” pungkasnya. (*)














































