Capaian Atlet Menembak Bontang di Popda XVII Melebihi Target

6 days ago 19

BONTANGPOST.ID, Penajam Paser Utara – Kontingen menembak Bontang tampil impresif pada Popda XVII. Hasil yang dicapai melampaui ekspektasi awal.

Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Bontang menyebut capaian ini menjadi bukti kualitas atlet muda yang dibina selama setahun terakhir.

Ketua Perbakin Bontang Firman menjelaskan total delapan emas telah diamankan hingga hari kedua. “Kemarin empat emas, satu perak, satu perunggu,” kata Firman.

Ia mengatakan pada hari kedua jumlah itu kembali bertambah. Setelah atlet memperoleh empat emas, dua perak, dan tiga perunggu. Firman merinci delapan emas tersebut dari nomor Bench Rest HR putra dan putri.

Kemudian unsur beregu turut menyumbang prestasi. “Tim putra dan tim putri juga dapat,” lanjutnya. Ia menyebut nomor LR putra-putri serta tunggal putra-putri melengkapi raihan medali. “Jadi totalnya delapan medali emas,” ucapnya.

Perolehan hari kedua juga memberikan tambahan pada nomor 10 meter air pistol putri. Sebab kontingen Bontang mendapatkan perak untuk individu dan perak untuk tim. Ia menilai hasil itu sudah di luar dugaan.

“Latihan kami di outdoor. Nomor itu seharusnya indoor,” jelasnya.

Firman menegaskan Perbakin Bontang hanya memasang target empat emas. Tapi hasil sementara sudah dua kali lipat. Ia menyebut peluang tambahan emas masih terbuka. “Besok masih lima nomor. Dua emas lagi itu realistis,” tutur dia.

Capaian ini menempatkan Bontang di puncak klasemen sementara cabor menembak. Ia menyebut pesaing terdekat berasal dari Balikpapan. Firman menjelaskan Bontang absen pada Popda sebelumnya. “Tahun lalu kami tidak ikut,” ungkapnya.

Penyebabnya adalah miskomunikasi administrasi. Meski begitu, Bontang berprestasi di Popnas dengan memperoleh satu emas. “Waktu itu kami tidak terdaftar,” ujarnya.

Ia mengungkapkan persiapan menuju Popda XVII berlangsung hampir setahun. Namun, latihan intensifnya hanya enam bulan. Jumlah atlet tidak besar yakni sembilan. Bahkan ada satu atlet yang turun di beberapa nomor sekaligus.

Firman menyampaikan keluhan terkait fasilitas latihan. Ia menjelaskan latihan dilakukan di lapangan milik Polres Bontang. “Kami tidak punya lapangan tembak,” katanya. Akhirnya difasilitasi Polres yakni lapangan outdoor,” ujarnya.

Firman berharap capaian ini membuka mata pemerintah. Ia menilai prestasi tinggi harus dibarengi dukungan yang memadai. “Ini momentum baik . Tolong fasilitas diperhatikan,” pungkasnya. (*/riz)

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |