BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang menggelar Forum Konsultasi Publik di Pendopo Wali Kota Bontang, Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari ketua RT, perwakilan kelurahan dan kecamatan, hingga sejumlah instansi terkait.
Forum tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk menampung aspirasi sekaligus memastikan layanan publik yang dijalankan sesuai kebutuhan di lapangan.
Kepala Diskominfo Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, menegaskan forum ini penting untuk menyelaraskan pelayanan dengan dinamika kebutuhan masyarakat.
Ia menjelaskan, pada 2025 Diskominfo hanya memiliki empat layanan publik. Namun pada 2026, sesuai arahan Kementerian PAN-RB, jumlah layanan meningkat menjadi 17 layanan yang terbagi dalam tiga bidang, yakni e-government, informasi dan komunikasi publik, serta statistik dan persandian.
“Melalui forum ini kami ingin memastikan layanan yang dihasilkan lebih akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Andi juga mengajak peserta untuk aktif memberikan masukan, kritik, dan ide konstruktif demi perbaikan layanan digital di Kota Bontang.
“Jangan ragu memberi saran dan koreksi. Kita mencari solusi bersama menghadapi tantangan digital,” katanya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bontang, Dasuki, menyebut forum ini menjadi sarana penting dalam memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sebagai pengguna layanan.
Ia menambahkan, forum tersebut juga berfungsi memberikan pemahaman terkait prosedur, persyaratan, serta mekanisme layanan yang ada.
“Keterbukaan informasi publik harus terus diperkuat agar masyarakat dapat mengakses informasi secara lebih luas dan transparan,” jelasnya. (*)


















































