BONTANGPOST.ID – Tradisi mudik di Kalimantan Timur kini semakin dimudahkan dengan kehadiran infrastruktur jalan bebas hambatan. Pemudik tidak lagi harus bergantung pada jalur poros yang berkelok dan memakan waktu lama, karena kini tersedia akses utama melalui Jalan Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) dan jalur fungsional menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kehadiran dua jalur tersebut tidak hanya memperlancar perjalanan untuk bersilaturahmi saat Lebaran, tetapi juga membuka akses menuju sejumlah destinasi di Balikpapan, Samarinda, hingga kawasan IKN.
Sejak beroperasi penuh pada 2019, Tol Balsam sepanjang 97,27 kilometer mampu memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan. Jika melalui jalur biasa perjalanan Samarinda–Balikpapan bisa memakan waktu 4 hingga 5 jam, lewat tol ini hanya sekitar dua jam.
Tol ini dikelola oleh PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) dan terbagi dalam lima seksi utama, mulai dari Manggar di Balikpapan hingga Simpang Jembatan Mahkota II di Samarinda.
Untuk kendaraan Golongan I yang masuk melalui Gerbang Tol Manggar menuju Simpang Pasir dikenakan tarif Rp137.000. Jika perjalanan dilanjutkan hingga Simpang Jembatan Mahkota II Samarinda, tarifnya menjadi Rp146.500.
Sementara untuk rute lebih pendek, seperti Manggar menuju Karang Joang, tarifnya Rp16.000. Akses dari Samboja menuju Manggar Balikpapan dipatok Rp49.000.
Bagi pengendara yang ingin menuju pusat kota Samarinda melalui Simpang Pasir dikenakan tarif Rp88.000, dan Rp97.500 jika keluar di Simpang Jembatan Mahkota II.
Pengendara yang masuk dari Gerbang Tol Karang Joang menuju Samboja dikenakan tarif Rp32.500. Jika melanjutkan perjalanan hingga Simpang Pasir atau Jembatan Mahkota II Samarinda, tarifnya masing-masing Rp120.500 dan Rp130.500.
Adapun untuk kendaraan logistik seperti truk Golongan II hingga V, tarifnya bervariasi mulai Rp24.500 hingga Rp293.000 untuk rute terjauh dari Manggar menuju Samarinda.
Masyarakat diimbau memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol guna menghindari antrean.
Kabar baik bagi pemudik yang hendak menuju Nusantara. Selama masa mudik Lebaran 2026, tepatnya mulai 13 hingga 29 Maret 2026, ruas Tol Balikpapan–IKN akan dibuka secara fungsional di kedua jalurnya (A dan B).
Selama masa operasional fungsional tersebut, pengendara tidak dikenakan tarif atau gratis.
Penggunaan jalur ini juga dapat memangkas waktu perjalanan dari Balikpapan menuju Nusantara yang biasanya memakan waktu 2–3 jam menjadi sekitar 1 jam.
Jalur yang dibuka mencakup Seksi 3A (Karang Joang–KKT Kariangau) hingga Seksi 6A di kawasan IKN.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian menjelaskan pembukaan jalur fungsional ini bertujuan mengurai potensi kepadatan lalu lintas selama periode mudik Lebaran.
Meski tidak dikenakan tarif, pengendara tetap diminta berhati-hati karena status jalan masih bersifat fungsional dan masih dalam tahap pembangunan menuju operasional penuh pada 2028. (KP)


















































