Tanjung Laut Indah Bontang Jadi Wilayah Tertinggi Kasus DBD Selama Februari 2026

14 hours ago 8

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bontang selama Februari 2026 tercatat sebanyak 19 kasus. Data tersebut dirilis Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang dan dinilai lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penanggung Jawab DBD Diskes Bontang, Siti Rahimah, menyebut angka tersebut terhitung sejak 1 hingga 28 Februari 2026.

Berdasarkan sebaran wilayah, kasus tertinggi berada di Tanjung Laut Indah dengan lima kasus. Disusul Tanjung Laut dan Bontang Lestari masing-masing tiga kasus. Sementara Api-Api, Berbas Pantai, Berebas Tengah, Bontang Baru, Guntung, Gunung Elai, Gunung Telihan, dan Kanaan masing-masing satu kasus.

“Ini jumlah kasus terhitung 1 hingga 28 Februari,” ujar Imah.

Sebagai perbandingan, pada Februari 2025 total kasus DBD di Bontang mencapai 24 kasus. Bahkan dalam lima tahun terakhir, angka tertinggi pada bulan yang sama terjadi pada 2019 dengan 92 kasus.

Meski jumlah kasus tahun ini menurun, Diskes tetap mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan lingkungan. Genangan air yang tidak terkelola dengan baik menjadi tempat ideal perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.

Imah menegaskan pentingnya gerakan 3M Plus, yakni menguras dan menyikat tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan. Warga juga dianjurkan menaburkan bubuk abate di bak mandi serta memperhatikan wadah air lain seperti vas bunga, tatakan dispenser, dan drum air.

Menurutnya, fogging atau pengasapan bukan solusi utama dalam pemberantasan DBD karena hanya membunuh nyamuk dewasa dan tidak menyasar jentik maupun telur.

“Fogging itu sifatnya penanganan cepat ketika sudah ada kasus positif. Yang paling efektif tetap pencegahan melalui 3M Plus,” jelasnya.

Meski demikian, fogging tetap dilakukan secara fokus di wilayah dengan kasus terkonfirmasi positif setelah dilakukan penyelidikan epidemiologi oleh puskesmas setempat. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |