BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Bontang Lestari. Salah satu tahapan awal berupa pembukaan lahan atau land clearing kini telah rampung dilakukan.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, mengatakan lahan seluas sekitar 8 hektare yang disiapkan pemerintah daerah sudah selesai dibersihkan. Menurutnya, penyediaan lahan menjadi salah satu syarat utama dari pemerintah pusat sebelum pembangunan fisik dimulai.
“Lahannya sudah selesai dibersihkan. Itu memang syarat dari pusat yang harus disiapkan pemerintah daerah,” ujarnya.
Meski begitu, Pemkot Bontang masih harus melengkapi sejumlah dokumen pendukung, seperti UKL-UPL dan analisis dampak lalu lintas (andalalin).
Neni menjelaskan, penyusunan dokumen tersebut belum bisa dilakukan karena masih menunggu Detail Engineering Design (DED) pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat.
Pasalnya, pembangunan sekolah tersebut sepenuhnya merupakan program pemerintah pusat, termasuk penyusunan desain teknis pembangunan.
“DED-nya masih dipegang pusat. Jadi kami masih menunggu supaya dokumen pendukung lainnya bisa segera diproses,” katanya.
Saat ini, Pemkot Bontang terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat agar seluruh tahapan administrasi dapat segera diselesaikan. Dengan begitu, pembangunan fisik Sekolah Rakyat diharapkan bisa dimulai tahun ini.
“Ini terus kami komunikasikan dengan pusat supaya cepat selesai, sehingga pembangunannya bisa dimulai tahun ini dan dimanfaatkan tahun depan,” pungkasnya.
Diketahui, pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bontang direncanakan berada di kawasan Bontang Lestari, tepatnya di dekat lokasi pembangunan gedung Bulog.
Program Sekolah Rakyat sendiri ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta mereka yang putus sekolah agar tetap memperoleh akses pendidikan yang layak. (*)


















































