Keluarga Pelaku Pencurian Mangga di Bontang Ragukan Penyebab Kematian, Polisi Tunggu Keterangan Dokter

19 hours ago 7

BONTANGPOST.ID, Bontang – Keluarga Ri turut menyaksikan langsung rekonstruksi kasus pencurian mangga di Jalan KS Tubun Gang Bersama 7 RT 32, Kelurahan Api-Api, Selasa (19/5/2026).

Meski polisi menyatakan tidak menemukan unsur penganiayaan dalam rekonstruksi tersebut, pihak keluarga mengaku masih menyimpan sejumlah kejanggalan terkait penyebab kematian Ri.

Fi, kakak kandung Ri, mengatakan keluarganya masih mempertanyakan luka yang dialami korban.

Menurutnya, berdasarkan rekonstruksi, bagian belakang kepala Ri terbentur saat terjatuh dari pohon mangga. Namun hasil CT Scan yang diterima keluarga disebut menunjukkan adanya retakan di bagian depan kepala.

“Bahkan dari video yang viral itu ada memar biru dan darah keluar dari mulutnya,” ujarnya saat ditemui di lokasi rekonstruksi.

Dia mengaku mendapat penjelasan dari dokter bahwa kondisi kepala adiknya menyerupai terkena benda tumpul. Selain retakan di bagian depan kepala, korban juga mengalami pendarahan di bagian belakang kepala.

“Ini yang masih ingin kami tanyakan. Kami sudah pegang berkas dari RS Amalia dan nanti akan kami serahkan ke Polres,” katanya.

Ia juga menjelaskan Ri sempat menjalani perawatan di RS Amalia selama setengah hari usai dibawa dari lokasi kejadian pada 5 Mei 2026 dini hari.

Namun pihak keluarga memutuskan membawa Ri pulang sekitar pukul 13.00 setelah mengetahui biaya perawatan tidak ditanggung BPJS.

Karena keterbatasan biaya, keluarga akhirnya memilih merawat Ri di rumah.

“Selama dirawat di rumah dia tidak sadarkan diri. Besoknya setelah habis magrib baru meninggal dunia,” tuturnya.

Sementara itu, Kanit Pidum Satreskrim Polres Bontang, Ipda Markus Sihotang, mengatakan pihaknya masih melengkapi proses penyelidikan dengan meminta keterangan dokter yang menangani Ri di RS Amalia maupun RSUD Taman Husada.

“Kami tuntaskan dulu semuanya, termasuk nanti keterangan dokter dari rumah sakit juga akan kami mintai,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |