BONTANGPOST.ID, Bontang – Penataan kawasan wisata Pulau Beras Basah mulai menunjukkan perkembangan. Pedagang yang sebelumnya berjualan tersebar di area pulau kini dipusatkan ke satu lokasi di area pujasera.
Lokasi pujasera berada di bagian belakang pulau, tepatnya di sekitar menara mercusuar. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan kawasan wisata yang lebih rapi, tertib, dan nyaman bagi pengunjung.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang Eko Mashudi, mengatakan pemindahan ini bertujuan menata aktivitas pedagang agar tidak lagi berjualan sembarangan.
“Kami tidak ingin menghilangkan mata pencaharian pedagang. Tapi tetap harus sesuai aturan, dan pujasera sudah disiapkan untuk mereka,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Ia menegaskan, pemerintah tetap mengakomodasi pedagang agar dapat terus berjualan, namun dengan sistem yang lebih teratur melalui penyediaan lokasi khusus.
Pedagang membongkar terpal secara mandiri di kawasan Pulau Beras Basah. Salah satu pedagang, Nino, mengaku proses pemindahan lapak sudah mulai dilakukan. Tenda-tenda terpal yang sebelumnya digunakan untuk berjualan maupun disewakan kepada pengunjung juga telah dibongkar secara mandiri.
“Setelah ada pemberitahuan, kami mulai bongkar sejak Senin secara bertahap, dan hari ini selesai,” ujarnya.
Sebelumnya, Dispopar Bontang telah melayangkan peringatan kepada para pedagang sebagai langkah awal penertiban. Kebijakan ini diambil menyusul banyaknya keluhan pengunjung terkait keberadaan terpal yang dinilai mengganggu estetika dan kenyamanan kawasan wisata.
Penataan ini diharapkan mampu menjadikan Pulau Beras Basah sebagai destinasi wisata yang lebih tertib, bersih, dan menarik bagi wisatawan. (*)


















































