BONTANGPOST.ID, Bontang – Peristiwa tenggelamnya dua siswa kelas X SMA di Sungai Bontang, Sabtu (14/2/2026) pagi, diduga terjadi saat keduanya berada di tepi sungai yang berada tepat di samping area Pondok Pesantren Hidayatullah, Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur.
Pendamping pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah, Rozikin, menyebut kejadian berlangsung sekitar pukul 08.00 Wita. Saat itu, debit air Sungai Bontang meningkat dan arus mengalir cukup deras.
Menurutnya, lokasi sungai bersebelahan langsung dengan halaman pondok dan bermuara ke Sungai Bontang. Kenaikan debit air sejak pagi, ditambah kondisi banjir di sekitar lokasi, membuat arus semakin kuat.
“Mereka berdua berada di pinggir sungai. Tiba-tiba kami mendapat kabar dua anak sudah hanyut di Sungai Bontang,” ungkap Rozikin.
Baca juga; Dua Santri Ponpes Hidayatullah Bontang Tewas Diduga Terseret Arus Sungai
Dua siswa tersebut berinisial ST dan BL. Keduanya merupakan warga Bontang dan masih duduk di bangku kelas X SMA.
Rozikin menduga salah satu korban, BL, tidak bisa berenang. Ia memperkirakan ST berupaya menolong temannya saat mulai terseret arus. Namun derasnya aliran sungai membuat keduanya ikut hanyut.
“Mungkin dia menarik temannya dan dia juga terikut arus,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dari pantauan di RSUD Taman Husada Bontang, pihak keluarga, pengurus pondok, serta personel kepolisian tampak berada di ruang jenazah menunggu proses lebih lanjut.
Petugas dari Polres Bontang, Agung, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihaknya masih mengumpulkan keterangan guna memastikan kronologi peristiwa.
“Iya benar, saat ini kami masih menghimpun informasi terkait kejadian tersebut,” ujarnya.(*)


















































