Memancing Bersama Anak, Warga Nyerakat Hilang di Perairan Bontang Lestari

17 hours ago 5

BONTANGPOST.ID, Bontang – Seorang pria dilaporkan hilang saat memancing di sekitar perairan Bontang Lestari, tepatnya di Tanjung China, Jumat (7/8/2026).

Korban diketahui bernama Taher (42), warga Jalan Linmas II Nyerakat Kampung, RT 007, Kelurahan Bontang Lestari. Hingga pencarian hari pertama berakhir, korban belum berhasil ditemukan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail Abdullah, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 09.01 dari pihak keluarga.

“Begitu menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat dan mengerahkan tim menuju lokasi pencarian,” ujarnya saat dihubungi.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban berangkat memancing bersama anaknya pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 20.00 Wita. Menjelang tengah malam atau sekitar pukul 00.00 Wita, korban masih sempat menghubungi istrinya sebelum beristirahat di atas kapal untuk bersiap memancing saat subuh.

Namun sekitar pukul 06.00 Wita, anak korban terbangun dan mendapati ayahnya sudah tidak berada di atas kapal.

Setelah berteriak memanggil dan mencari di sekitar lokasi tetapi tidak menemukan hasil, anak korban memutuskan kembali ke darat untuk melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga.

Sekitar pukul 13.00 Wita, Tim Water Rescue BPBD bersama personel TNI AL bergerak menuju lokasi. Pencarian dilakukan menggunakan rubber boat di sekitar titik kapal korban dijangkarkan.

Tim juga melakukan penyelaman bersama keluarga dan masyarakat di lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya korban.

“Penyelaman dilakukan di sekitar lokasi kapal dijangkarkan untuk memastikan keberadaan korban,” kata Ismail.

Selain menyisir titik awal, tim memperluas area pencarian ke kawasan pesisir, hutan bakau, anak sungai, hingga pondok-pondok yang biasa dijadikan tempat berteduh nelayan saat cuaca buruk.

“Keterangan anak korban menjadi acuan tim untuk menentukan titik-titik pencarian sehingga area yang disisir bisa lebih terarah,” jelasnya.

Meski penyisiran dilakukan hingga petang, korban belum berhasil ditemukan. Operasi pencarian hari pertama dihentikan sementara pada pukul 18.13 Wita karena kondisi mulai gelap dan akan dilanjutkan pada Sabtu (8/8/2026).

“Pencarian akan kami lanjutkan besok dengan kembali menyisir lokasi dan area yang diduga menjadi tempat korban hilang. Mudah-mudahan korban segera ditemukan,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |