Sejumlah Siswa SDN 012 Bontang Selatan Alami Mual hingga Diare Usai Santap MBG

19 hours ago 9

BONTANGPOST.ID, Bontang – Informasi dugaan keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 012 Bontang Selatan ramai diperbincangkan setelah sejumlah siswa dilaporkan mengalami mual, sakit perut, hingga diare pada Rabu (5/8/2026). Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi yang menyatakan keluhan tersebut disebabkan oleh makanan MBG.

Informasi itu pertama kali mencuat dari kalangan orang tua murid. Salah seorang wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku mengetahui kondisi tersebut saat menjemput anaknya di sekolah. Menurutnya, beberapa siswa tampak mengeluhkan sakit perut dan mual.

“Pas saya jemput anak, banyak anak yang mengeluh sakit perut dan mual,” ujarnya kepada Bontang Post.

Setelah tiba di rumah, ia membuka grup paguyuban orang tua murid kelas 1 SDN 012 Bontang Selatan. Dalam percakapan grup tersebut, banyak orang tua menyampaikan keluhan serupa yang dialami anak-anak mereka setelah menyantap menu MBG.

Sejumlah siswa disebut mengalami diare, sementara yang lain mengeluhkan mual dan sakit perut. Bahkan, beberapa orang tua menduga makanan yang dikonsumsi anak-anak mereka dalam kondisi tidak layak. Namun, dugaan tersebut masih menunggu hasil penelusuran dari pihak terkait.

“Iya benar, tadi di grup paguyuban ramai yang mengeluhkan itu,” katanya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Lurah Tanjung Laut Indah, Elis Subiantoro, membenarkan pihaknya telah menerima informasi mengenai keluhan yang dialami sejumlah siswa, bahkan disebut juga dialami oleh guru. Namun, hingga kini pihaknya belum dapat memastikan penyebab munculnya keluhan tersebut.

Menurut Elis, kelurahan akan berkoordinasi dengan pengelola dapur MBG serta instansi terkait untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.

“Iya benar, saya mendapat informasi dari salah satu guru di sekolah itu. Namun, berapa siswa dan guru yang terdampak belum kami ketahui,” tuturnya saat dihubungi, Kamis (6/8/2026).

Hingga berita ini diterbitkan, jumlah siswa yang terdampak masih dalam pendataan. Belum diketahui pula apakah seluruh siswa yang mengalami keluhan mengonsumsi menu makanan yang sama.

Bontang Post juga telah berupaya mengonfirmasi Kepala Regional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Bontang, Surya Dwi Saputra. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan terkait informasi tersebut. (*) 

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |