BONTANGPOST.ID, Bontang – Ribuan umat Kristiani dari berbagai gereja di Kota Bontang memadati Stadion Mulawarman, Kamis (6/8/2026) malam.
Mereka mengikuti Kebaktian Pembaruan Iman Nasional (KPIN) Kalimantan Timur 2026 yang dipimpin penginjil internasional Pdt Stephen Tong.
Jemaat mulai berdatangan sejak sore hari. Mereka memenuhi area stadion untuk mengikuti ibadah yang dinilai sebagai momentum langka karena tidak rutin digelar di setiap daerah.
Ketua Panitia KPIN Bontang 2026, dr. Etha Rimba Paembonan, mengatakan pelaksanaan KPIN di Bontang menjadi momen bersejarah. Sebab, sejak program tersebut digelar secara nasional oleh Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI) pada 2012, Kota Bontang baru mendapat kesempatan menjadi tuan rumah tahun ini.
“Puji Tuhan, malam ini umat Kristiani di Kota Bontang bisa bersama-sama menghadiri Kebaktian Pembaruan Iman Nasional. Ini merupakan KPIN ke-224 yang diselenggarakan STEMI di Indonesia,” ujarnya saat ditemui di Stadion Mulawarman.
Ia menjelaskan, sebelum tiba di Bontang, rangkaian pelayanan KPIN telah berlangsung di Krayan, Kalimantan Utara, dan Desa Miau Baru, Kabupaten Kutai Timur.
Menurut Etha, kehadiran KPIN di Bontang merupakan penantian panjang bagi jemaat. Selama 14 tahun sejak pertama kali digelar secara nasional, Bontang belum pernah menjadi lokasi penyelenggaraan.
“Baru malam ini akhirnya umat Kristiani di Bontang bisa menikmati ibadah KPIN. Kesempatan seperti ini tidak datang setiap saat,” katanya.
dr. Etha Rimba Paembonan (tiga kiri) dan panitia KPIN Bontang 2026.Ia menuturkan, kelancaran kegiatan tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Mulai dari panitia lokal, STEMI, para pendeta, jemaat, hingga Pemerintah Kota Bontang dan sejumlah instansi.
Pemkot Bontang, kata dia, memberikan berbagai dukungan, mulai dari perizinan, tenaga medis, ambulans, hingga bantuan lainnya. Sementara PT Pupuk Kalimantan Timur memfasilitasi penggunaan Stadion Mulawarman sebagai lokasi pelaksanaan.
Selain itu, pengamanan kegiatan turut melibatkan personel Polres Bontang dan Kodim 0908/Bontang untuk memastikan ibadah berlangsung aman dan tertib.
Etha berharap KPIN tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga memperkuat kehidupan rohani umat Kristiani agar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Sehingga tidak hanya menjadi orang yang beragama, tetapi juga hidup benar, hidup baik, dan membawa manfaat bagi sesama serta kemajuan Kota Bontang,” pungkasnya. (*)


















































