BONTANGPOST.ID – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, akhirnya angkat bicara terkait keputusannya tidak menemui massa demonstrasi pada 21 April 2026 lalu. Ia menegaskan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan efektivitas dialog.
Hal itu disampaikan Rudy saat menggelar konferensi pers di Hotel Atlet, GOR Kadrie Oening, Samarinda. Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima sehari sebelum aksi, massa berencana menyampaikan tuntutan ke DPRD Kaltim.
“Awalnya tujuan mereka ke DPRD. Tidak ada penyampaian bahwa akan bertemu dengan saya di kantor gubernur,” ujarnya.
Meski demikian, Rudy mengaku telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan menyatakan kesiapan untuk berdialog dengan perwakilan massa. Namun, ia menolak jika dialog dilakukan di tengah kerumunan.
“Saya siap berdialog, tapi bukan di tengah massa. Pertimbangannya keamanan dan juga protokol. Kami membuka ruang dialog di kantor gubernur maupun rumah jabatan, 1×24 jam,” jelasnya.
Menurut Rudy, dialog dalam suasana yang lebih kondusif dinilai lebih efektif untuk menghasilkan solusi yang konstruktif. Ia juga mengungkapkan sempat menawarkan pertemuan dengan perwakilan massa, namun tidak tercapai kesepakatan karena keterbatasan waktu.
Rudy turut menyinggung situasi yang memanas setelah massa mulai membubarkan diri. Ia menyebut terjadi aksi pelemparan botol hingga batu ke arah aparat keamanan.
“Situasi itu tentu berisiko jika saya berada di tengah kerumunan,” katanya.
Selain faktor keamanan, Rudy menilai tuntutan yang disampaikan massa perlu dikaji secara matang berbasis data sebelum diberikan respons.
“Kami tidak bisa menjawab secara spontan tanpa data. Semua harus berbasis data agar keputusan yang diambil tepat,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Rudy memastikan pemerintah provinsi tetap terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat, termasuk mahasiswa.
“Kami terbuka menerima masukan. Mari bersama-sama mengawal pembangunan Kaltim agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada masyarakat,” pungkasnya. (KP)


















































