BONTANGPOST,ID, Bontang – Badak LNG menerima kunjungan benchmarking dari PT Geo Dipa Energi dan PT PLN Nusantara Power Services pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait inovasi operasional kilang berbasis prinsip SHEQS (Safety, Health, Environment, Quality, Security), sekaligus pengelolaan lingkungan untuk mendukung efisiensi energi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan profil perusahaan serta safety induction di Kantor Utama dan Gedung TOP Badak LNG. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai proses bisnis perusahaan, standar operasional, hingga budaya kerja berbasis SHEQS yang diterapkan secara konsisten di seluruh area operasi.
Rombongan PT Geo Dipa Energi dipimpin General Manager Ruly Husnie Ridwan, sementara PT PLN Nusantara Power Services dipimpin Direktur O&M Maryono. Keduanya disambut langsung Vice President Business Support Badak LNG, Ichsan Maulana.
Dalam sambutannya, Ichsan menegaskan bahwa kegiatan benchmarking bukan sekadar ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga ruang untuk bertukar pengalaman antarperusahaan energi.
“Kita berdiskusi bersama, bukan untuk saling mengajari, karena kami juga masih terus berproses. Harapannya, kita bisa saling berbagi pengalaman,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan hubungan antarperusahaan, kegiatan dilanjutkan dengan pertukaran cinderamata. Rombongan kemudian melakukan kunjungan ke area plant site untuk melihat langsung implementasi sistem manajemen Badak LNG (BSMART) di lapangan.
Tak hanya itu, peserta juga diajak mengunjungi mitra binaan Badak LNG, yakni Telihan Recycle dan Lestari Bahari. Kunjungan ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).
Program tersebut turut berkontribusi mengantarkan Badak LNG meraih penghargaan PROPER Emas untuk ke-15 kalinya.
Melalui kegiatan ini, Badak LNG menegaskan perannya tidak hanya sebagai pelaku industri energi, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran (center of excellence) dalam operasional yang aman, andal, efisien, dan berkelanjutan. (*)


















































