BONTANGPOST.ID, Bontang – Sebanyak 180 atlet tenis meja dari berbagai daerah berlaga dalam Turnamen Pupuk Kaltim Open Series III yang digelar di GOR Pupuk Kaltim, Kota Bontang.
Turnamen berlangsung selama enam hari, mulai 26 hingga 31 Januari 2026, dengan jadwal pertandingan pukul 09.00 hingga 22.00. Pembukaan resmi turnamen dilaksanakan pada Selasa (28/1/2026).
Kompetisi ini diikuti klub dan perkumpulan tenis meja dari tingkat lokal hingga nasional, termasuk peserta dari Kota Bontang, Samarinda, Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Paser, Kota Parepare (Sulawesi Selatan), Kabupaten Banggai (Sulawesi Tengah), hingga Kabupaten Kudus (Jawa Tengah). Turnamen ini juga melibatkan atlet dari NPCI Kota Bontang.
Adapun kategori pertandingan yang dipertandingkan meliputi Tunggal Putra dan Putri U-12 se-Kalimantan Timur, Tunggal Putra dan Putri U-17, Tunggal Putra dan Putri U-20 se-Indonesia, Beregu Duo Mix U-20 se-Indonesia, Ganda Umum se-Kota Bontang, serta Tunggal Putra dan Putri Difabel Tuna Rungu Wicara se-Kalimantan Timur.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini turut diramaikan dengan kehadiran 15 stan UMKM. PT Pupuk Kalimantan Timur juga menyerahkan hibah berupa lima meja tenis kepada enam sekolah di Kota Bontang sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga sejak dini.
Ketua Panitia Ainul Yaqin, mengatakan turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 PT Pupuk Kalimantan Timur Tahun 2025 dengan tema “Driving Growth Forward”.
Menurutnya, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang adu prestasi, tetapi juga sarana pembinaan atlet, mempererat silaturahmi antarpelaku olahraga, serta mendorong kemajuan tenis meja di daerah.
“Kegiatan ini juga memberi ruang kompetisi yang setara bagi atlet difabel,” ujarnya.
Mewakili Wali Kota Bontang, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Eko Mashudi, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai Pupuk Kaltim Open Series III menjadi ajang penting dalam mempersiapkan atlet pelajar Bontang menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Timur.
“Semakin banyak kompetisi, semakin matang persiapan atlet. Ini menumbuhkan sportivitas, semangat berkompetisi, dan peluang prestasi bagi anak-anak,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Pupuk Kaltim, Rifki Adi Nugroho, menyebut turnamen ini merupakan agenda tahunan perusahaan. Ia berharap kualitas dan kemeriahan kompetisi terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Harapannya, kita bisa terus membina atlet-atlet muda agar mereka mampu menggapai mimpi dan prestasi di level yang lebih tinggi,” pungkasnya. (*)














































