BONTANGPOST.ID, Kutim – Penantian panjang masyarakat pesisir utara Kalimantan Timur selama 13 tahun akhirnya terjawab dengan diresmikannya Jembatan Sungai Nibung, Selasa (24/2). Peresmian dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.
Jembatan ini menghubungkan Desa Kadungan Jaya (Kecamatan Kaubun) dan Desa Pelawan (Kecamatan Sangkulirang) di Kabupaten Kutai Timur. Dengan nilai pembangunan mencapai Rp176 miliar, infrastruktur tersebut memiliki bentang utama sepanjang 390 meter, serta dilengkapi jalan akses masing-masing 135 meter dan 500 meter.
Keberadaan jembatan ini menjadi jalur alternatif yang memperkuat konektivitas wilayah pesisir. Akses transportasi dari Berau menuju Kalimantan Utara kini dapat ditempuh lebih efisien dibanding sebelumnya yang mengandalkan jalur terbatas.
Dalam sambutannya, Rudy Mas’ud menyebut pembangunan jembatan ini sebagai bagian dari upaya membuka keterisolasian wilayah dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Ia menekankan pentingnya infrastruktur yang benar-benar memberikan manfaat langsung bagi warga.
Pembangunan Jembatan Sungai Nibung telah direncanakan sejak lebih dari satu dekade lalu dan sempat menghadapi berbagai kendala, mulai dari aspek teknis hingga pembiayaan. Proyek ini juga mengalami penyesuaian target penyelesaian sebelum akhirnya rampung pada awal 2025.
Dengan mulai difungsikannya jembatan tersebut, mobilitas orang dan distribusi barang diharapkan semakin lancar. Efisiensi waktu tempuh diyakini berdampak pada penurunan biaya logistik serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di kawasan pesisir utara Kalimantan Timur.
Pemerintah daerah berharap keberadaan Jembatan Sungai Nibung dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat konektivitas antarwilayah, terutama bagi desa-desa yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses transportasi. (KP)
















































