BONTANGPOST.ID, Bontang – Lanjutan pembangunan ruang kelas baru (RKB) di SMP Negeri 1 Bontang terus dikebut oleh kontraktor. Hingga akhir November 2025, progres fisik proyek telah mencapai 80 persen. Hal itu disampaikan Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Nurhadi.
Ia menjelaskan sejumlah pekerjaan besar kini masuk tahap akhir. Pemasangan paving block di depan RKB baru menjadi komponen dengan bobot terbesar. Meski demikian, pengerjaannya tetap berjalan sesuai jadwal dan tanpa hambatan berarti.
“Progresnya masih surplus,” ujar Nurhadi.
Paket lanjutan proyek ini mencakup penyelesaian bangunan RKB, pemasangan paving block, serta pembuatan saluran drainase yang mengelilingi bangunan sekolah. Menurutnya, sebagian besar pekerjaan tersebut hampir tuntas.
“Drainasenya sementara dikerjakan,” katanya.
Meski pemasangan paving block memiliki bobot besar, konstruksinya disebut relatif sederhana dan memang dijadwalkan pada tahap akhir. “Yang diselesaikan lebih dulu bangunan utama dan drainasenya,” lanjutnya.
Disdikbud menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada Desember 2025, sesuai kontrak dengan perusahaan pelaksana. Jika progres tetap surplus, fasilitas baru SMP 1 Bontang dapat dimanfaatkan pada tahun ajaran 2026.
“Insyaallah 2026 sudah bisa digunakan,” ujarnya.
Proyek lanjutan pembangunan RKB ini dikerjakan oleh CV Bambapuang dengan nilai kontrak Rp2,7 miliar. Sebelumnya pembangunan sempat mangkrak sejak 2023 karena kontraktor lama gagal menyelesaikan pekerjaan. Saat kontrak berakhir kala itu, progres baru mencapai 72 persen.
Bangunan RKB terdiri dari tiga lantai dengan total 12 ruang kelas—empat kelas di tiap lantai—dan fasilitas toilet di setiap lantai. Kini kontraktor tinggal menyelesaikan pemasangan plafon, lantai, plester dinding, hingga pengecatan.
Kepala SMP 1 Bontang, Riyanto, menyebut sisa pekerjaan tinggal pengecatan dinding. “Plafon dan lantai sudah terpasang,” ujarnya. (*)
















































