BONTANGPOST.ID, Bontang – Kasus pencurian tas milik pemilik toko sembako di Jalan Juanda, Kelurahan Tanjung Laut Indah, ternyata dilakukan oleh satu orang.
Terduga pelaku diduga melancarkan aksinya seorang diri dengan modus mengalihkan perhatian korban saat berada di dalam toko.
Pemilik toko, Hasna, menuturkan terduga pelaku datang dengan berpura-pura menjadi pembeli untuk menyibukkan dirinya dan anaknya. Dengan cara itu, dia memanfaatkan kelengahan korban untuk mengambil tas yang berada di dalam toko.
“Dia datang sendiri, tapi memang sengaja membuat kami sibuk supaya tidak memperhatikan tas,” ujarnya saat ditemui, Selasa (17/3/2026).
Hasna menjelaskan, awalnya terduga pelaku datang membeli telur dan meminta agar barang tersebut diantarkan ke tempat yang ia tunjuk. Anak Hasna kemudian mengantarkan pesanan tersebut. Namun setibanya di lokasi, orang yang dituju mengaku tidak pernah memesan telur.
Tak lama kemudian, pelaku kembali datang ke toko dan memesan sejumlah barang seperti beras dan bawang. Ia juga meminta nota pembelian dipisah-pisah sehingga membuat ibu dan anak tersebut semakin sibuk melayani.
“Saat itu saya sempat mengeluarkan tas untuk mengambil uang angsuran lalu saya simpan lagi di bawah meja. Dia melihat karena posisinya sudah berada di dekat meja kasir,” jelasnya.
Ketika korban sedang menimbang bawang, terduga pelaku diduga memanfaatkan kelengahan tersebut untuk mengambil tas yang berada di bawah meja kasir.
“Pas saya lagi menimbang bawang, dia sudah ambil tas saya lalu pergi,” ungkap Hasna.
Saat beraksi, dia mengenakan helm dan masker. Sepeda motor merek Yamaha NMax berwarna ungu yang digunakannya juga sengaja dibiarkan menyala di depan toko untuk mempermudah pelarian.
Akibat kejadian itu, uang tunai sekitar Rp30 juta serta emas perhiasan seberat 200 gram yang diperkirakan bernilai sekitar Rp500 juta raib dibawa terduga pelaku. Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp530 juta.
Hasna mengaku uang dan emas tersebut merupakan hasil usaha yang ia kumpulkan selama ini.
“Itu uang usaha dan hasil kerja keras saya, apalagi menjelang Lebaran,” tuturnya.
Ia mengatakan telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bontang Selatan. Polisi disebut akan menindaklanjuti laporan tersebut, termasuk memeriksa rekaman CCTV dari toko di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Randy Anugrah Putranto mengatakan laporan kasus tersebut masih ditangani Polsek Bontang Selatan.
“Di Polsek Selatan laporannya,” singkatnya.
Media ini juga telah mencoba menghubungi Kapolsek Bontang Selatan Muh. Rakib Rais terkait perkembangan kasus tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Sebelumnya diberitakan, aksi pencurian dengan modus berpura-pura menjadi pembeli terjadi di toko sembako di Jalan Juanda, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Senin (16/3/2026) pagi.
Tas pemilik toko yang berisi emas sekitar 200 gram dan uang tunai Rp30 juta raib dibawa kabur terduga pelaku. (*)


















































