BONTANGPOST.ID, Bontang – Jenazah pria paruh baya yang ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kosong milik tukang servis AC di Kelurahan Belimbing akhirnya dimakamkan tanpa identitas.
Proses pemakaman dilakukan pada Selasa (11/3/2026) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pisangan, Jalan HM Ardan, setelah tidak ada pihak keluarga yang datang menjemput ataupun mengakui korban.
Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Randy Anugrah Putranto mengatakan, pihaknya telah berupaya mengidentifikasi korban melalui berbagai cara. Namun hingga batas waktu pemakaman, identitas pria tersebut tetap tidak diketahui.
“Sudah kami upayakan dengan pemeriksaan sidik jari dan alat retina mata milik Inafis. Tapi tidak ditemukan satu pun data terkait pria tersebut,” ungkapnya.
Menurut Randy, kemungkinan korban tidak pernah melakukan pembaruan data kependudukan ataupun perekaman identitas sehingga tidak terdeteksi dalam sistem.
“Sepertinya dia tidak pernah memperbarui data kependudukan atau melakukan perekaman identitas. Harusnya kalau ada, bisa terdeteksi, baik orang luar maupun warga Bontang,” jelasnya.
Polisi juga telah menyebarkan informasi kepada masyarakat melalui pihak kecamatan, kelurahan, hingga RT setempat dengan harapan ada keluarga atau kerabat yang mengenali korban.
Namun hingga proses pemakaman berlangsung, tidak ada seorang pun yang datang mengaku sebagai keluarga korban.
“Jenazah disalatkan di RSUD Taman Husada, setelah itu baru dibawa ke TPU Pisangan untuk dimakamkan,” terangnya.
Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, pria tersebut meninggal akibat serangan jantung.
“Dugaan itu diperkuat karena saat penemuan jenazah ditemukan juga obat-obatan jantung di lokasi,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di pinggir Jalan S Parman pada Ahad (8/3/2026) menjelang waktu Magrib.
Lokasi kejadian berada di depan akses masuk jalan baru menuju Kampung Gotong Royong, Kelurahan Belimbing.
Ketua RT 49 Kelurahan Belimbing, Salmiah, mengatakan penemuan tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 18.00 Wita.
“Kondisinya tidak berpakaian, lalu dipakaikan warga dengan sarung,” ungkapnya saat dihubungi. (*)


















































