BONTANGPOST.ID, Bontang – Warga Bontang akan kembali menikmati program pangan murah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) pada pertengahan Maret 2026. Kegiatan tersebut rencananya berlangsung di Lapangan Tanjung Laut, Bontang Selatan.
Pada pelaksanaan kali ini, terdapat perubahan kebijakan terkait pembelian beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Jika sebelumnya masyarakat hanya diperbolehkan membeli maksimal dua kemasan ukuran 5 kilogram, kini kuotanya ditingkatkan menjadi lima kemasan per orang.
Kabid Ketahanan Pangan DKP3 Bontang, Debora Kristiani, menjelaskan penambahan kuota tersebut mengikuti kebijakan terbaru pemerintah pusat dalam mekanisme penyaluran beras SPHP.
“Sekarang warga Bontang sudah bisa mendapatkan maksimal lima kemasan per orang,” ujarnya.
Debora menuturkan, pada kegiatan pangan murah menjelang Ramadan sebelumnya pembelian sempat dibatasi hingga tiga kemasan karena ketersediaan stok yang terbatas. Namun, memasuki pekan kedua Maret, kuota diharapkan sudah dapat menyesuaikan kebijakan nasional.
DKP3 juga akan berkoordinasi dengan Bulog Samarinda untuk memastikan kecukupan pasokan selama kegiatan berlangsung. Pemerintah Kota Bontang turut memberikan subsidi biaya transportasi pengiriman beras dari Samarinda ke Bontang agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy menyebut kebijakan penambahan kuota bertujuan meningkatkan akseptabilitas beras SPHP pada 2026 sekaligus membantu masyarakat memiliki cadangan pangan lebih banyak.
Menurutnya, kebijakan ini juga memberi manfaat bagi pelaku UMKM yang membutuhkan stok beras dalam jumlah lebih besar sebagai bahan baku usaha.
Selain beras SPHP, program pangan murah turut menyediakan berbagai komoditas lain seperti telur, minyak goreng, gula, tepung, serta kebutuhan pokok lainnya. Khusus beras SPHP, DKP3 mengusulkan kuota minimal lima ton dari Bulog.
Harga komoditas yang dijual dalam kegiatan tersebut dipastikan lebih murah dibandingkan harga pasar, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadan. (ak)
















































