BONTANGPOST.ID, Bontang – Pencapaian Kota Bontang yang kembali naik kelas sebagai Kota Layak Anak (KLA) kategori Utama disambut penuh syukur oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja pemerintah, tetapi buah kolaborasi seluruh elemen masyarakat yang peduli terhadap tumbuh kembang anak.
Meski bangga dengan capaian tersebut, Neni menekankan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama. Esensi dari KLA terletak pada komitmen jangka panjang pemerintah untuk memastikan hak-hak anak dapat terpenuhi dan terlindungi.
“Alhamdulillah, Kota Bontang naik kelas menjadi Kota Layak Anak kategori Utama. Ini kebanggaan bagi kita semua. Namun sejatinya, bukan penghargaan yang kita kejar, tetapi bagaimana komitmen pemerintah terhadap pemenuhan hak-hak anak,” ujarnya.
Komitmen itu mencakup banyak aspek, mulai dari hak bermain, hak belajar, hingga ketersediaan ruang terbuka hijau. Pemerintah juga memastikan fasilitas pendidikan gratis, keamanan, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak tetap menjadi prioritas.
“Masih banyak yang harus kita benahi. Insya Allah, komitmen ke depan adalah bagaimana anak-anak di Kota Bontang bisa hidup bahagia, merasa aman, dan mendapatkan masa depan yang layak,” tambahnya.
Neni juga menyoroti bahwa tantangan mempertahankan predikat KLA kian besar. Pemerintah harus terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan anak yang terus berkembang—termasuk penataan fasilitas publik yang ramah anak, penguatan layanan kesehatan, serta edukasi bagi orang tua dan masyarakat.
Predikat KLA kategori Utama disebut sebagai cermin bahwa Bontang berada di jalur yang tepat, namun bukan alasan untuk berhenti berbenah. Pemerintah, sekolah, organisasi masyarakat, hingga para orang tua disebut memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hidup anak.
Dengan komitmen dan kolaborasi lintas sektor, Neni optimistis Bontang mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut di tahun mendatang. “Kota yang layak anak adalah kota yang memanusiakan generasinya. Itu yang ingin terus kita wujudkan,” tutupnya. (ak)
















































