KPK Soroti Pembatalan Mobil Dinas Kaltim, Ingatkan Belanja Aset Harus Sesuai Kebutuhan

9 hours ago 7

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Rencana pengadaan satu unit mobil dinas mewah bagi Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) senilai Rp8,5 miliar resmi dibatalkan. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, memutuskan untuk menganulir pengadaan yang sebelumnya masuk dalam skema APBD Perubahan 2025 tersebut setelah menuai sorotan publik.

Langkah ini mendapat respons positif dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menilai keputusan tersebut menunjukkan pemerintah daerah bersedia mendengar kritik dan masukan masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah ini. Mendengarkan masukan dari berbagai pihak, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui ruang publik, adalah hal positif,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (2/3).

Budi mengingatkan bahwa sektor pengadaan barang dan jasa (PBJ) merupakan area yang rawan penyimpangan. Karena itu, ia menekankan pentingnya perencanaan matang dan berbasis kebutuhan riil, bukan sekadar menghabiskan anggaran.

“Saat merencanakan pembelian kendaraan dinas, perlu dilihat terlebih dahulu aset yang sudah tersedia. Apakah masih layak pakai atau tidak. Perencanaan harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Ia juga mendorong masyarakat Kaltim untuk tetap aktif mengawasi penggunaan anggaran daerah sebagai bentuk partisipasi publik dalam tata kelola pemerintahan yang transparan.

Fokus pada Pelayanan Publik

Secara terpisah, Rudy Mas’ud menyampaikan klarifikasi melalui akun media sosial resminya. Ia menegaskan pembatalan dilakukan setelah mencermati dinamika dan aspirasi masyarakat Benua Etam.

Menurutnya, tidak adanya kendaraan dinas baru tidak akan memengaruhi kinerja Pemerintah Provinsi Kaltim dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Keputusan ini insyaallah tidak akan mengganggu kinerja pemerintahan. Tugas pelayanan publik tetap berjalan optimal karena fokus utama kami adalah kesejahteraan masyarakat,” tulisnya.

Politikus Partai Golkar tersebut juga menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang sempat berkembang. Ia menegaskan keterbukaannya terhadap kritik yang bersifat konstruktif demi kemajuan daerah.

“Kritik yang membangun akan menjadi energi bagi kami dalam mewujudkan Kaltim sukses menuju generasi emas,” tandasnya. (KP)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |