Hari Guru Nasional 2025 di Bontang, Agus Haris Tekankan Refleksi dan Transformasi

4 days ago 19

BONTANGPOST.ID, Bontang – Ribuan tenaga pendidik dari berbagai penjuru Kota Taman memadati Stadion Bessai Berinta, Selasa pagi (25/11), dalam Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025. Momen ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk penghormatan bagi para pahlawan tanpa tanda jasa yang berperan menentukan masa depan bangsa.

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris memimpin langsung jalannya upacara. Dalam amanatnya, ia membacakan pesan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI yang mengangkat tema nasional “Guru Hebat, Indonesia Kuat”.

Namun, pidatonya tak berhenti sebagai formalitas. Di hadapan ribuan guru, kepala sekolah, dan pemangku kepentingan pendidikan, Agus Haris menegaskan bahwa HGN harus menjadi ruang refleksi mendalam.

“Peringatan Hari Guru Nasional adalah momentum untuk kembali meneguhkan peran guru sebagai penjaga nilai, penanam karakter, dan pembangun masa depan bangsa,” ujarnya lantang.

Ia mengakui, menjadi guru pada era saat ini bukan perkara mudah. Tantangan administrasi yang menumpuk, tata kelola kepegawaian yang kompleks, ketidakpastian status guru honorer, hingga distribusi tenaga pendidik yang tidak merata masih menjadi persoalan klasik pendidikan.

Meski begitu, pejabat yang akrab disapa AH itu membawa optimisme. Ia memastikan pemerintah pusat terus melakukan pembenahan, salah satunya melalui sentralisasi tata kelola guru demi meningkatkan pemerataan kesejahteraan.

“Transformasi pendidikan tidak boleh berhenti. Pemerintah berkomitmen menghapus hambatan struktural yang selama ini membelenggu potensi guru,” tegasnya.

Agus Haris juga menyinggung peta jalan pendidikan nasional 2025 yang dinilai semakin progresif. Mulai dari program Wajib Belajar 13 Tahun hingga penguatan literasi melalui distribusi 1,5 juta buku ke seluruh Indonesia. Menurutnya, daerah harus menyiapkan diri dengan memperkuat kapasitas guru sebagai ujung tombak pendidikan.

Lebih jauh, AH mengajak seluruh pendidik di Bontang untuk terus memperbarui niat pengabdian. “Kami meminta para guru untuk terus mendidik dengan hati dan mengabdi tanpa henti, karena masa depan bangsa ada di tangan Bapak dan Ibu,” tuturnya.

Upacara HGN 2025 turut dihadiri Forkopimda, pimpinan DPRD, kepala OPD, hingga perwakilan perusahaan. Suasana semakin meriah dengan penyerahan hadiah lomba dalam rangka HUT ke-83 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Kebanggaan semakin terasa saat diumumkan bahwa lima guru dan kepala sekolah asal Bontang tengah berlaga pada ajang Apresiasi GTK Nasional di Jakarta. Harapan pun mengalir agar Bontang kembali mencetak prestasi di kancah pendidikan nasional.

Melalui peringatan HGN ini, Pemkot Bontang menegaskan bahwa kemajuan kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas guru yang membentuk generasi penerus. Karena di balik Indonesia yang kuat, selalu ada guru-guru hebat di barisan terdepan. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |