BONTANGPOST.ID – Kesempatan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali terbuka. Pemerintah berencana membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2026 dengan jumlah formasi yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memberi sinyal bahwa kebutuhan pegawai akan difokuskan pada instansi pusat maupun pemerintah daerah di berbagai wilayah Indonesia.
Prioritas rekrutmen tahun ini mencakup tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga teknis yang mendukung percepatan digitalisasi birokrasi.
Sejumlah pemerintah daerah juga telah menyatakan kesiapan untuk menerima formasi, baik di Pulau Jawa seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, maupun di luar Jawa seperti Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan.
Sekretaris Kementerian PANRB, Rini Widyantini, menjelaskan bahwa penentuan formasi dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan riil di lapangan.
“Distribusi formasi dilakukan secara selektif dengan prioritas pada layanan dasar dan penguatan digitalisasi birokrasi di daerah,” ujarnya.
Pemerintah juga membuka peluang bagi lulusan baru atau fresh graduate untuk ikut serta dalam seleksi, guna menghadirkan talenta muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Proses pendaftaran akan tetap menggunakan portal SSCASN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) guna menjamin transparansi dan akuntabilitas.
Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN, Vinno Dita Tama, mengingatkan masyarakat agar hanya mengakses informasi dari sumber resmi.
“Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan melalui sistem CAT. Kami imbau masyarakat tidak mudah percaya informasi yang tidak jelas sumbernya,” tegasnya.
Calon pelamar diimbau mulai mempersiapkan dokumen penting seperti KTP, ijazah, dan transkrip nilai. Sementara rincian formasi tiap instansi akan diumumkan secara bertahap melalui kanal resmi pemerintah. (KP)

















































