Sindir Laporan Asal Foto, Neni Minta Kasatpol PP Bontang Baru Hadirkan Solusi Nyata

10 hours ago 14

BONTANGPOST.ID, Bontang – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memberikan pesan khusus kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang baru dilantik, Eddy Forestwanto, agar menjalankan tugas penegakan peraturan daerah secara humanis namun tetap tegas.

Dalam sambutannya, Neni menegaskan Satpol PP merupakan wajah kewibawaan pemerintah daerah. Karena itu, pendekatan persuasif dan edukatif harus dikedepankan dalam menjaga ketertiban umum.

“Satpol PP harus humanis, edukatif, tetapi tetap tegas tanpa pandang bulu,” kata Neni.

Ia menilai penegakan peraturan daerah tidak boleh dilakukan dengan pendekatan represif semata. Menurutnya, komunikasi yang baik dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Neni juga meminta Satpol PP meningkatkan koordinasi bersama TNI, Polri, serta unsur masyarakat dalam mendeteksi potensi gangguan ketertiban umum.

“Sinergi harus diperkuat. Jangan bekerja sendiri,” ujarnya.

Selain itu, ia menyoroti masih adanya sejumlah persoalan sosial di Kota Bontang yang membutuhkan perhatian serius dari Satpol PP bersama lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Neni mencontohkan keberadaan rumah liar, aktivitas anak ngelem, hingga gangguan sosial lainnya yang menurutnya harus diselesaikan dengan pendekatan persuasif dan berkelanjutan.

“Jangan hanya sidak lalu selesai. Besoknya muncul lagi. Harus ada solusi nyata,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak hanya fokus pada laporan administratif atau dokumentasi kegiatan semata. Menurutnya, pemerintah membutuhkan hasil nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya tidak suka hanya foto-foto laporan. Yang saya mau adalah aksi dan dampaknya,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Neni meminta lurah dan camat lebih aktif memantau wilayah masing-masing. Menurutnya, berbagai persoalan sosial di tingkat lingkungan seharusnya dapat segera ditangani jika seluruh unsur bergerak bersama.

“Kota Bontang ini kecil. Punya RT, lurah, camat, kader. Masa persoalan di lingkungan tidak selesai,” ucapnya.

Neni optimistis ketertiban wilayah dapat terjaga apabila seluruh aparat bekerja dengan pendekatan yang lebih dekat kepada masyarakat. Ia menilai aparat pemerintah harus hadir tidak hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga menjadi solusi bagi masyarakat.

“Lakukan pendekatan emosional dan penuh kasih sayang kepada masyarakat,” pesannya.

Di akhir arahannya, Neni meminta Satpol PP terus menjaga wajah Kota Bontang agar tetap aman, tertib, dan nyaman sebagai kota layak huni. (ak)

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |