BONTANGPOST.ID, Bontang – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang menemukan tiga pelajar di bawah umur yang terindikasi menyalahgunakan narkotika dan obat terlarang jenis sabu serta pil Double L. Salah satunya bahkan masih berusia 13 tahun.
Kepala BNNK Bontang, Lulyana Ramdani, mengatakan ketiga anak tersebut merupakan warga Bontang. Dua lainnya diketahui berusia 17 tahun.
“Temuan ini kami dapatkan pada April lalu. Orang tua mereka datang meminta bantuan rehabilitasi karena anak-anaknya sudah mengalami ketergantungan,” ujar Lulyana saat ditemui di Kantor BNNK Bontang, Jumat (22/5/2026).
Kasus tersebut menjadi perhatian serius lantaran salah satu anak yang terpapar masih sangat muda dan diketahui telah putus sekolah sejak tingkat sekolah dasar. Jika masih melanjutkan pendidikan, anak tersebut seharusnya kini duduk di bangku SMP.
Hasil asesmen BNNK merekomendasikan ketiganya menjalani rehabilitasi di Samarinda selama tiga bulan. Program itu bertujuan memulihkan kondisi mereka sekaligus mencegah kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
“Pagi tadi mereka sudah diberangkatkan ke Samarinda. Setelah rehabilitasi selesai juga ada program pascarehabilitasi agar mereka bisa kembali beradaptasi dengan lingkungan maupun sekolah,” jelasnya.
BNNK memastikan pendampingan tidak berhenti setelah proses rehabilitasi selesai. Pengawasan akan tetap dilakukan saat anak-anak tersebut kembali ke lingkungan keluarga dan pendidikan.
Menurut Lulyana, langkah itu penting untuk mencegah stigma negatif maupun perundungan yang dapat menghambat proses pemulihan mereka.
“Kami akan mengawal sampai ke lingkungan rumah dan sekolah agar tidak terjadi perundungan. Jangan sampai ada sekolah yang menghentikan pendidikan mereka karena kasus ini,” tegasnya.
BNNK Bontang juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah agar hak pendidikan ketiga anak tersebut tetap terpenuhi.
“Yang masih sekolah harus tetap mendapatkan hak pendidikan. Sementara yang putus sekolah akan didorong melanjutkan pendidikan melalui sekolah paket,” pungkasnya. (*)

















































