BONTANGPOST.ID, Bontang – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0908/Bontang resmi ditutup setelah seluruh sasaran fisik dan nonfisik berhasil diselesaikan 100 persen.
Penutupan kegiatan berlangsung di Lapangan Makodim 0908/Bontang, Kamis (21/5/2026), dan dipimpin langsung Danrem 091/Aji Surya Natakesuma Brigjen TNI Anggara Sitompul.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Ardiansyah, unsur Forkopimda, TNI-Polri, OPD Pemkot Bontang, serta masyarakat setempat.
Selama pelaksanaan sejak 22 April 2026, Satgas TMMD berhasil menuntaskan seluruh target pembangunan yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Bontang.
Salah satu hasil pembangunan terlihat di Jalan Kerikil 7 RT 13, Kelurahan Bontang Kuala. Jalan yang sebelumnya berlumpur dan sulit dilalui kini telah disemen sehingga mempermudah akses masyarakat pesisir.
Tak hanya itu, Satgas TMMD juga menyelesaikan pembangunan badan jalan sepanjang 292 x 4 meter, penimbunan tanah urug sepanjang 453 x 4 meter, serta penyemenan jalan sepanjang 453 x 4 meter di kawasan Bontang Kuala.
Program tersebut diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Selain pembangunan jalan, TMMD juga merehabilitasi empat unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Loktuan dan Guntung.
Satgas turut melakukan pengecatan Masjid Al Anshor di Bontang Lestari, membangun jembatan di Kampung Masdarling, hingga membuat sumur bor di RT 25 Kelurahan Gunung Telihan.
Dalam prosesi penutupan, dilakukan penandatanganan dan penyerahan hasil pekerjaan TMMD dari Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Ardiansyah selaku Dansatgas TMMD kepada Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.
Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul mengatakan TMMD merupakan bentuk operasi bakti TNI yang dilaksanakan bersama pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat.
“Tujuan utamanya membantu percepatan pembangunan daerah, membuka akses wilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yang paling penting, kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kuat,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan edukatif seperti penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, kesehatan, posyandu, hingga pencegahan penyakit tidak menular.
Kegiatan bakti kesehatan gratis, donor darah, pengobatan massal, pembagian sembako, hingga hiburan rakyat dan pertunjukan Reog Ponorogo turut memeriahkan penutupan TMMD ke-128 Kodim 0908/Bontang.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan program TMMD menjadi bukti kuat bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat dalam waktu singkat. (ak)

















































