Aceh Lumpuh Diterjang Banjir, Enam Kabupaten/Kota Masih Terisolasi

2 days ago 11

BONTANGPOST.ID – Bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah kota/kabupaten di Provinsi Aceh. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat puluhan ribu warga terdampak, bangunan dan fasilitas umum rusak parah, hingga akses jalan terputus pada Kamis (27/11).

Pemerintah Aceh resmi menetapkan status darurat bencana setelah hampir seluruh wilayah diterjang banjir dan longsor.

“Saya Gubernur Aceh menetapkan status keadaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh tahun 2025,” ujar Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, usai rapat paripurna di DPR Aceh, Kamis (27/11).

Status tanggap darurat diberlakukan selama 14 hari, mulai 28 November sampai 11 Desember 2025.

1. Kota Lhokseumawe

Curah hujan tinggi menyebabkan debit air meningkat dan merendam 43 gampong di empat kecamatan. Wilayah terdampak terluas berada di Kecamatan Banda Sakti. Selain itu, Blang Mangat, Muara Dua, dan Muara Satu juga ikut terendam. Sekitar 100 KK mengungsi, dan pendataan masih berlangsung.

2. Aceh Barat

Banjir merendam 16 gampong di empat kecamatan: Sungai Mas, Arongan Lambalek, Woyla Timur, dan Pante Ceureumen. Sebanyak 183 KK terdampak dan 33 KK mengungsi. Sejumlah rumah, kantor camat, dan akses jalan rusak. Debit air DAS Krueng Woyla dan Meureubo masih meningkat.

3. Aceh Utara

Hingga kini air belum surut. Jaringan komunikasi terputus, listrik padam, dan layanan pemerintahan lumpuh. Banjir berdampak pada 17 kecamatan dan 130 gampong. Sebanyak 2.668 KK terdampak dan 1.270 KK mengungsi. Tercatat kerusakan rumah, abrasi jalan, sawah terendam, dan ratusan tambak rusak.

4. Aceh Timur

Setelah sempat surut, banjir kembali terjadi akibat hujan deras sejak 20 November. Genangan 10–40 cm merendam permukiman, fasilitas umum, dan infrastruktur. Sebanyak 7.972 KK terdampak dan 920 KK mengungsi. Selain rumah, fasilitas ibadah, pendidikan, jembatan, serta lahan pertanian juga rusak.

5. Aceh Singkil

Banjir masih menggenangi tujuh kecamatan dan masuk kategori kritis di beberapa lokasi. Sebanyak 6.579 KK terdampak dan 684 KK mengungsi. Lebih dari 6.000 rumah terendam, sejumlah fasilitas umum rusak, dan akses jalan terputus.

6. Kabupaten Bireuen

Air masih menggenangi tiga kecamatan dan empat gampong. Jalan penghubung dan akses ke perkebunan belum dapat dilalui. Sebanyak 956 KK terdampak, dan 40 KK terancam terisolasi. Meski skala genangan tidak setinggi daerah lain, aktivitas warga tetap terganggu. (CNN)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |