BONTANGPOST.ID, Bontang – Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai kegiatan di ruang Program Perpustakaan Ramah Disabilitas dan Lansia (PERSIA) milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang, Selasa (19/5/2026).
Sebanyak 39 siswa SLB YPK Kota Bontang mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan kreatif yang dirancang untuk meningkatkan minat baca sekaligus mengasah kreativitas anak berkebutuhan khusus.
Program ini menjadi bagian dari komitmen DPK Bontang dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Sejak awal kegiatan, para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian aktivitas. Mereka diajak mengenal fasilitas perpustakaan, memahami fungsi ruang baca, hingga berinteraksi langsung dengan pustakawan.
Beragam kegiatan menarik turut diberikan, seperti pemutaran film edukatif, pengenalan profesi pustakawan, hingga simulasi menjadi pustakawan cilik. Dalam sesi tersebut, siswa belajar menyusun buku dan mengenal alur pelayanan perpustakaan.
Kegiatan membuat bookmark atau pembatas buku menjadi salah satu yang paling diminati. Para siswa dengan penuh semangat menuangkan kreativitas melalui desain warna dan gambar yang beragam.
Kepala Bidang Perpustakaan DPK Bontang, Indra Nopika Wijaya, mengatakan program PERSIA dirancang sebagai ruang literasi yang terbuka untuk semua kalangan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
“Program PERSIA kami hadirkan agar semua masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses layanan perpustakaan. Kami senang melihat antusiasme siswa SLB YPK dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat baca, membangun rasa percaya diri, serta mengembangkan kemampuan sosial anak melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan.
“Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang belajar, bermain, dan berinteraksi bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)


















































